|

Asisten II Sekadau Buka Audiesi Yayasan Kehati Dan SPKS

Sekadau,Kapuasrayatoday.com -
Kadis DKPPP kabupaten Sekadau Drs.Sande memandu acara Audiensi Yayasan Kehati dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) dengan pemerintah kabupaten Sekadau yang berlangsung diruang rapat wakil bupati Sekadau pada Selasa (4/2) 2020 sore.

Dalam acara pembukaannya Sande menyampaikan bahwa program yang diajukan Yayasan Kehati dan SPKS  memiliki keselarasan dengan.program pemerintah, maka kami sebagai dinas tekhnis sangay mendukung kata Sande.

Asisten II Setda kabupaten Sekadau Paulus Yohanes dalam sambutannya menyampaikan program ini sangat baik, dan dapat membantu pembinaan   sawit berkelajutan petani swadaya.

Untuk.itu kita menyambut baik pihak lain yang ingin membantu kita dalam hal sawit berkelanjutan kata Paulus Yohanes.

Ketua tim program Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) Irfan menyebutkan secara umum Yayasan  Kehati memiliki tiga program utama yaitu;
1. Restorasi,perhutanan sosial, pelestarian satwa (gajah sumatra, dan badak Kalimantan) kawasan konservasi kesatuan pengelolaan hutan (KPH) serta pengolahan sampah.

2. Ekosistem pertanian : mengembangkan sumber karbohidrat sorgum dan peningkatan nilai tambah produk komoditas lestari (pertanian organik) dan pengelolaan bambu. selain itu, secara lintas ekosistem dengan cara pelestarian dan peningkatan nilai tambah kelapa sawit.

3.Ekosistem kelautan meliputi : kegiatan rehabilitasi mangrove dan terbu karang yang dihubungkan dengan kegiatan pemanfaatan berkelanjutan khususnya di pemanfaatan jasa lingkungan berupa ekowisata,nilai tambah produk,peningkatan kapasitas lembaga.


Dibidang perkebunan kelapa sawit, Yayasan Kehati memiliki tujuan secara khusus yaitu peningkatan.legalitas dan kepatuhan terhadap peraturan, peningkatan adopsi praktik kelapa sawit berkelanjutan oleh petani swadaya, dan peningkatan penerimaan pasar internasional terhadap minyak sawit berkelanjutan Indonesia kata Irfan dalam paparannya.

Untuk tahun 2020, lanjut Irfan Yayasan Kehati memiliki program kerja di kabupaten Berau,kabupaten Paser,dan kabupaten Kota Waringin Timur.

Sementara untuk lokasi baru ada di Kabupaten Sekadau, Kabupaten Siak, kabupaten Aceh tenggara,kabupaten mamuju dan provinsi Papua Barat.

Untuk kabupaten Sekadau, Yayasan Kehati akan melakukan kegiatan peningkatan legalitas dan kepatuhan seperti pemetaan ,pendaftaran dan registrasi sawit rakyat,dalam forum rencana aksi daerah (RAD) pengelolaan sawit berkelanjutan, fasilitas pengembangan sistem data dan informasi sawit rakyat di empat desa masing- masing desa Engkersik, desa Setawar, desa Seberang kapuas, dan desa Ensalang.


Usai menyampaikan paparannya, kepada peserta diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan,masukan saran ataupun kritikan yang berkaitan dengan program Kehati dan SPKS Sekadau.

Kegiatan tersebut diikuti Kadis DKP3 Drs Sande, Kabag Perekonomian Subhan, kabid Perkebunan Irfan Nurfatria dan pengurus SPKS kabupaten Sekadau.

Penulis.   Sudarno
Editor.      Tim Redaksi
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini