|

Kisah Pilu Sopir Oplet Mempawah-Pinyuh, Sehari Cuma Raup Rp 30 Ribu

Ridwan dan oplet miliknya di masa pandemi Covid-19 cuma meraup penghasilan Rp 30 ribu per hari. (foto: Suarakalbar.co.id)
Mempawah, Kapuasrayatoday.com -Kesadaran masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah dalam penanganan cepat Covid-19 semakin tumbuh. Seperti yang dilakukan Sopir Oplet Jurusan Mempawah-Sungai Pinyuh yang mewajibkan penumpang memakai masker dan menjaga jarak duduk.

“Saya mewajibkan setiap penumpang memakai masker dan mematuhi anjuran pemerintah terhadap mengantisipasi penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19,” tegas Ridwan (54), Sabtu (16/05/2020) di Mempawah.

Warga Desa Sungai Bakau Kecil mengaku pandemi Covid-19 telah memberikan dampak buruk terhadap dirinya dan rekan-rekan sesama sopir oplet Mempawah-Sungai Pinyuh.

“Sebelum terjadi pandemi Covid-19, penghasilan kami bisa Rp 150 ribu perhari. Namun, sejak pandemi ini menurun drastis. Biasanya hanya bisa membawa pulang Rp 20-30 ribu per hari,” lirih Ridwan.

Meski demikian, pria yang mengaku sudah 32 tahun menemukan profesi sebagai supir oplet ini tetap bersyukur dengan rezeki yang didapatnya. Walau hanya pas-pasan untuk makan dan menghemat segala keperluan sehari-hari, dirinya tetap optimis menjemput rezeki di jalanan.

“Beruntungnya, oplet itu milik saya sendiri. Hasil yang didapat sepenuhnya untuk saya. Andai oplet ini punya orang lain, artinya saya bekerja dengan tauke dan harus berbagi hasil, mungkin saya sudah tidak sanggup,” tuturnya.

Karenanya, Ridwan berharap pandemi Covid-19 segera berlalu. Agar masyarakat dapat kembali melaksanakan aktivitas dan rutinitas secara normal seperti biasanya tanpa harus takut dengan wabah Covid-19.

“Kita selalu berusaha dan berikhtiar dengan mentaati anjuran yang telah ditetapkan pemerintah. Dan terpenting pula selalu berdoa kepada Allah Ta’ala agar wabah ini segera diangkat dan dihilangkan,” tukasnya.

Sumber: Suarakalbar.co.id

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini