-->
    |

Kanye West Berkampanye untuk Pertama Kalinya di South Carolina

Penyanyi rap Kanye West dalam kampanye pilpres di South Carolina, Minggu, 19 Juli 2020. (foto: VOA)
South Carolina, Kapuasrayatoday.com - Penyanyi rap Kanye West menyampaikan monolog panjang dalam acara pertamanya pada Minggu (19/7) setelah mendeklarasikan diri sebagai seorang kandidat presiden AS.

Dia menyinggung soal berbagai topik, dari aborsi, agama, perdagangan internasional hingga perjanjian lisensi. Apakah dia benar-benar mengincar jabatan tertinggi di AS, masih tanda tanya.

West mengatakan bahwa kendati dia meyakini aborsi seharusnya dilegalkan, insentif keuangan untuk membantu para ibu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah praktik itu.
"Setiap orang yang punya bayi dapat satu juta dolar," katanya sebagai contoh.

Dalam acara di North Charleston, South Carolina itu, West mengenakan semacam rompi militer dan rambutnya dicukur sedemikian rupa sehingga membentuk tulisan "2020." Berdasarkan livestream dari acara itu, sepertinya ada ratusan orang berkumpul di tempat itu. Musik gospel dimainkan sebelum penampilan West.

Acara itu dikabarkan hanya dihadiri oleh tamu yang telah terdaftar.

Berbicara tanpa mic, West terlihat menangis ketika berbicara tentang ibunya, yang meninggal dunia akibat komplikasi setelah menjalani bedah plastik pada 2007.

West telah ketinggalan tenggat untuk memenuhi kualifikasi untuk masuk ke surat suara di beberapa negara bagian. Dan masih belum jelas apakah dia mampu mengumpulkan cukup tanda tangan yang dibutuhkan supaya memenuhi kualifikasi di negara bagian lain. Pekan lalu, dia memenuhi kualifikasi untuk muncul di surat suara di Oklahoma, negara bagian pertama dimana West memenuhi persyaratan sebelum tenggat.

West perlu mengumpulkan 10 ribu tanda tangan sebelum Senin (20/7) siang agar bisa muncul dalam surat suara South Carolina, menurut UU negara bagian itu. Artis itu mencuit sederet lokasi di sekitar Charleston dimana petisi itu bisa ditandatangani.

West, yang menikah dengan bintang TV Kim Kardashian, mengumumkan pencalonannya pada 4 Juli lalu.


Sumber: VOA

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini