-->
    |

Penyandang Disabilitas Mad Hidayat di Nusapati Terharu Dapat Hadiah Bola dan Kaos Barca

Komunitas Satu Periok Mempawah yang dipimpin H. Dudung Agus Suharto menyambangi kediaman Mad Hidayat di Nusapati. (foto: Suarakalbar.co.id)
Mempawah, Kapuasrayatoday.com - Viralnya kisah Mad Hidayat, remaja penyandang disabilitas yang jago main futsal dan idolakan Neymar di Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, menggerakkan kepedulian orang-orang sekelilingnya.

Senin (6/7/2020) malam, Komunitas Satu Periok Mempawah menyambangi kediaman Mad Hidayat untuk menyerahkan bantuan bola dan seperangkat kaos bertuliskan Barcelona. Bukan main senang dan terharunya pemuda yang akrab disapa Dayat ini.
“Dayat menyambut kami dengan gembira dan terharu. Ia mengatakan, sudah lama ingin memiliki bola dan juga kaos Barca. Alhamdulillah, saya bersama teman-teman bisa mewujudkan keinginan Dayat,” ungkap H. Dudung Agus Suharto, Koordinator Komunitas Satu Periok.

Dikatakan Dudung, informasi soal Dayat yang baru saja diterima untuk bersekolah di SMAN 1 Sungai Pinyuh ini, didapat dari Wakapolres Mempawah, Kompol Jovan Reagan Sumual. Kemudian, berita ini viral di medos dan banyak dibagikan warganet setelah media online suarakalbar.co.id menulis kisahnya.

Dudung mengakui, saat menyambangi kediamannya, Dayat tengah berada di rumah bersama keluarga. Dudung dan sejumlah pengurus Komunitas Satu Periok, kemudian menyampaikan niat untuk bersilaturahim dengan Dayat.

Dayat yang mengenakan kaos merah berlengan hitam, tampak tak menyangka kedatangan tamu yang akan mewujudkan impiannya memiliki bola dan kaos Barca. Di rumahnya yang sederhana, Dayat tampak terharu begitu Komunitas Satu Periok menyampaikan bantuan.

Ia kemudian langsung mengenakan kaos yang diberikan, dan menunjukkan keahliannya mengolah bola di depan para tamunya. Ia sempat terlihat grogi. Apalagi bola yang diberikan, masih cukup asing baginya.

“Setelah beradaptasi dengan bola yang kami berikan, Dayat beberapa saat kemudian sudah bisa mengolah bola di depan kami. Senang rasanya bisa berbagi dalam kebahagiaan bersama Dayat,” jelas Dudung.
Ia dan Komunitas Satu Periok akan selalu memotivasi dan mendoakan agar Dayat dapat berprestasi dalam sekolah, dan juga semakin jago bermain futsal. Kisah Dayat ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Dayat yang seorang penyandang disabilitas ternyata tak pernah mengeluh dan menyerah akan kekurangan yang dimiliki. Ia justru selalu terlihat bersemangat dan berjuang untuk hidup setara bersama teman-temannya,” imbuh Dudung.

Sumber: Suarakalbar.co.id

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini