-->
    |

Seminar Dan Bimtek Jurnalis Bersama LSM Selama Dua Hari, Sanggau Menjadi Tuan Rumah

     Foto: Logo Forum Wartawan Dan LSM Kalbar


Sanggau.Kapuasrayatoday.com- Setelah Kegiatan Awal Seminar dan Bimtek Jurnalis dan LSM di Pontianak, Selanjutnya Sanggau Menjadi Tuan Rumah Seminar dan Bimtek FW-LSM Sesi ke II.


Kegiatan Forum Wartawan dan LSM (FW-LSM) Kalimantan Barat kembali akan segera menyelenggarakan seminar Antikorupsi yang merupakan aganda reguler. 


Karena Seminar kali ini dirangkai dengan bimbingan teknis (Bimtek) jurnalistik dan investigasi LSM selama dua hari dilaksanakan, pada hari Sabtu (26/09/2020) di Garden Palace Hotel Sanggau.


“Untuk Kegiatan ini menjadi agenda rutin FW-LSM yang akan dilaksanakan dua kali dalam setahun yang menjadi salahsatu wujud peran serta masyarakat sipil dalam pencegahan dan pemberantasan antikorupsi sebagaimana diatur dalam pasal 41 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999,” kata Yayat Darmawi, SE, SH, MH, Ketua Umum Presidium FW-LSM Kalbar didampingi Sekjen Wan Daly Suwandi kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).


Yayat Menjelaskan,praktik korupsi merupakan sebuah kejahatan yang luar biasa dan telah merambah ke berbagai sektor di masyarakat.


Tindak pidana yang tergolong dalam extra ordinary crime ini bukan saja mengharuskan penindakan yang serius oleh aparat hukum dengan segala komitmen dan integritasnya, tetapi juga memerlukan upaya pencegahan sebelum praktik korupsi itu akan terjadi. 


“Dalam hal pemberantasan korupsi, kami sudah memberikan dan akan terus membuat pelaporan kepada aparat hukum terkait hingga pelaporan tersebut masuk dalam persidangan,” Ucap Yayat.


Sekjen FW-LSM Wan Daly Suwandi menambahkan, Seminar Pencegahan Anti Korupsi dengan mengambil tema  "Penguatan Peranserta Masyarakat dalam Mengantisipasi Korupsi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa di Kalimantan Barat". 


Narasumber yang didaulatkan antaralain dari pihak kejaksaan, lembaga pengadaan dan kepala sekolah antikorupsi Gemawan. “Peserta seminar dari berbagai stakeholders yang diundang dengan tetap sesuai menggunakan protokol kesehatan,pencegahan Covid-19,” ucap Wan Daly Suwandi.


Sementara untuk Bimtek, kata pemilik sapaan Wawan ini, hanya diperuntukkan internal FW-LSM yang dilaksanakan dihari kedua kegiatan dengan menghadirkan instruktur nasional. 


Dibagi dalam dua segmen antara lain teknik peliputan untuk karya jurnalistik investigatif khusus dugaan tindak pidana korupsi dan teknik investigasi dan pelaporan LSM terkait dugaan tindak pidana korupsi. 


“Dengan bimtek ini diharapkan berdampak pada sisi peningkatan kapasitas anggota forum dalam melaksanakan visi dan misinya,” Ucap Wawan.  


Jadi Secara umum, tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan ini adalah memberikan sarana edukasi dalam membangun gerakan antikorupsi di semua kalangan, menyosialisasikan strategi. 


Inisiatif dan inovasi dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi, membangun komitmen bersama dalam pencegahan korupsi, menyosialisasikan tugas aparatur penegak hukum dalam mencegah dan menangani perkara korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta membuat pemetaan titik-titik rawan serta potensi terjadinya praktik korupsi PBJ di Kalimantan Barat.


“Makanya dalam pelaksanakaan seminar dan bimtek tersebut nantinya akan dibuat rumusan rencana aksi terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi sektor PBJ. 


Hal ini sebagaimana pada penyelenggaran kegiatan sebelumnya dan agenda ini akan terus bergulir dilaksanakan dua kali dalam setahun dengan lokasi penyelenggaraan berpindah-pindah ke setiap kabupaten/kota se-Kalbar,” Kata Wawan. (rn007)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini