-->
    |

Uni Eropa Mengutuk Keras Penangkapan Navalny di Moskow

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny di bandara Sheremetyevo, Moskow, 17 Januari 2021. (Foto: VOA)

Kapuasrayatoday.com
- Komisi Eropa, Senin (18/1) meminta pihak berwenang Rusia untuk segera membebaskan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, yang ditahan begitu tiba kembali ke negaranya.

Navalny ditangkap Minggu di bandara Moskow ketika ia berusaha memasuki Rusia dari Jerman. Navalny sudah lima bulan di Jerman untuk memulihkan diri dari keracunan zat saraf yang dituduhnya dilakukan oleh Kremlin.

"Kami menyerukan pembebasan segera Navalny dan (bahwa) politisasi pengadilan serta penahanan lawan politik tidak bisa diterima. Itu bertentangan dengan kewajiban internasional Rusia," kata Kepala Juru Bicara Komisi Luar Negeri Eropa, Peter Stano, kepada wartawan di Brussel.

"Kami juga menyerukan kepada pihak berwenang Rusia untuk membebaskan dari tahanan sejumlah wartawan dan orang yang datang ke bandara untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Navalny," tambahnya.

Penahanan Navalny di tempat pemeriksaan paspor di bandara Sheremetyevo, Moskow, telah diperkirakan karena layanan penjara Rusia mengatakan Navalny telah melanggar persyaratan pembebasan bersyarat dari hukuman yang ditangguhkan pada vonis tuduhan penggelapan tahun 2014.

Seorang hakim, Senin (18/1) memerintahkan Navalny ditahan selama 30 hari, cuit juru bicara Navalny, Kira Yarmysh di Twitter.

Navalny, 44, yang menjadi musuh Presiden Vladimir Putin yang paling terkenal dan gigih, mengabaikan kekhawatiran akan penangkapan ketika ia naik pesawat di Berlin. (VOA)


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini