-->
    |

Perusahaan Media Besar Australia Jadi Mitra Google

Suasana di kantor pusat media penyiaran/ penerbitan berita "Seven West Media" di Sydney, Australia, 14 Februari 2017. (Foto: VOA)

Kapuasrayatoday.com
- Seven West Media telah menjadi bisnis media berita Australia terbesar yang mencapai kesepakatan dengan Google, untuk membayar jasa jurnalismenya. Bisnis media ini bermitra dengan Google dan hal itu diumumkan hari Senin (15/2) sebelum parlemen Australia mempertimbangkan RUU yang mewajibkan raksasa digital itu membayar untuk pasokan berita yang diperolehnya.

Google dan perusahaan penyiaran televisi, media cetak, dan penerbitan daring yang terdaftar secara publik bersama-sama mengumumkan, mereka menyetujui sebuah "kemitraan jangka panjang". Kesepakatan ini dicapai setelah berlangsung perundingan pada akhir pekan antara para menteri pemerintah Australia para eksekutif media, yakni CEO Facebook, Mark Zuckerberg dan Sundar Pichai, CEO Alphabet Inc. dan anak perusahaannya, Google.

Pemimpin Seven West Media, Kerry Stokes yang mempunyai 21 penerbitan (publikasi), berterima kasih kepada pemerintah dan regulator persaingan Australia atas pengajuan RUU yang akan dipertimbangkan parlemen hari Selasa (16/2).

Kesepakatan itu dicapai berdasarkan model bisnis dari Google, "News Showcase". Google telah mencapai kesepakatan pembayaran dengan lebih dari 450 penerbitan di dunia, sejak "News Showcase" diluncurkan bulan Oktober.

Direktur kawasan Google Mel Silva mengatakan, “Kami bangga mendukung jurnalisme yang tulen, terpercaya, bermutu, dan sangat senang menyambut Seven West Media sebagai mitra penerbitan Australia yang utama untuk bergabung dengan 'Google News Showcase'."

Kemitraan ini merupakan investasi besar bagi Google dalam jurnalisme tidak hanya di daerah metropolitan tetapi juga di komunitas yang lebih kecil, tambahnya.

Baik Google maupun Seven West Media tidak menyebutkan berapa nilai kesepakatan itu. Perusahaan media saingannya, Nine Entertainment melaporkan, mengutip sumber yang tidak disebutkan, kesepakatan itu bernilai lebih dari 30 juta dolar Australia ($23 juta) setahun. (VOA)


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini