-->
    |

Jarot Hadiri Peresmian Rusun Polda Kalbar di Sintang


Sintang, Kapuasrayatoday.com - 

Bupati Sintang, H.Jarot Winarno menjalankan kegiatan peresmian Rumah Susun (Rusun) Polda Kalbar, wilayah Polres Sintang, di Jalan Sintang - Pontianak Km 10, Desa Balai Agung, Kec. Sui Tebelian, Minggu (21/3) 2021 pagi.

Hadir langsung meresmikan rusun ini yakni Kapolda Kalbar Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, dengan penunjuk penandatanganan prasasti dan kontrol tombol sirine tirai rusun yang di peninjauan pada bagian dalam rusun. 

Turut hadir juga, sejumlah pejabat utama Polda Kalbar, unsur Forkopimda Kabupaten Sintang, unsur Forkopimcam Tebelian dan tamu undangan lainnya.

Peresmian rusun ini di awali dengan penanaman bibit pohon di halaman rusun dan pelepasan bibit ikan di kolam samping rusun. 

Pada kesempatan ini, Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang selalu siap mendukung kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh jajaran Polda Kalbar dan Polres Sintang. 

"Kami telah hibahkan tanah di areal ini seluas 5 hektar, sesuai dengan batas kewenangan kami. Selain 5 hektar yang kami hibahkan untuk Brimbob di jalan sintang-pinoh. Kemudian juga tanah Polres dan polsek juga akan kami hibahkan. Kita siap membantu" kata Jarot. 

Jarot menjelaskan, kawasan rusun ini awalnya merupakan kawasan milik Pemda Sintang seluas 34 hektar. Kemudian di hibahkan, yang pertama kepada Polres Sintang 5 hektar, kantor BNN 10.000 meter persegi, rusun dan kantor wilayah Gereja Kemah Injil wilayah 1 Kalbar yang berada di depan rusun polda kalbar ini juga Pemda Hibahkan. 

"Kami tinggal menunggu kepastian dari BNN apakah pasti di bangun tahun ini, kalau tidak maka akses jalan masuk segera kami lebarkan dan di buat sebaik-baik di aspal yang bagus sesuai arahan pak kapolda" terang Jarot.

Menurut Jarot, rusun Polda Kalbar ini di bangun di kawasan yang sangat strategis. Karena hubungan dengan kawasan industri sungai ringin yang mana akan hadir beberapa investasi.

Selain itu, di sampaikannya kepada Kapolda, bahwa Pemda Sintang juga turut berkontribusi membangun 1 gedung SPN di Singkawang senilai 2,6 miliyar rupiah yang sudah selesai pembangunannya, dimana pada pekan lalu sudah di lakukan audit oleh BPK RI. 

"Dan 1 bangunan lagi berharga 1,3 miliyar sudah selesai lelang, tinggal pelaksanaan kegiatan" jelas Jarot.

Sehingga kata Jarot, ini lah bentuk kontribusi dan kesiapan pemerintah Kabupaten Sintang untuk mendukung pembangunan oleh Polda Kalbar maupun Polres Sintang. Dengan harapan tentunya modernisasi sarana dan prasarana di Kepolisian Republik Indonesia secara khusus di Sintang inipun berjalan dengan baik. 

"Dan tentunya kami mengharapkan kalau ada lagi bantuan dari Polda mudah-mudahan bisa meningkatkan kualitas kerja dari rekan-rekan polres sintang menjadi polisi yang profesional, modern dan terpercaya" harap Jarot.

Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak menjelaskan bahwa pembangunan rusun ini merupakan program prioritas nasional dengan menggunakan anggaran Dipa APBN Polri bersumber dari dana bantuan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI pada satker Rolog Polda Kalbar tahun anggaran 2020. Di samping itu juga ada dana hibah dari Pemda Sintang dan juga donatur lainnya. 

"Adapun total pagu anggaran pembangunan sebesar Rp. 17. 299.486.000, - (tujuh belas miliyar, dua ratus sembilan puluh sembilan juta, empat ratus delapan puluh enam ribu rupiah), dimana proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu" jelas Kapolres.

Selanjutnya di jelaskan AKBP Ventie, rusun ini dibangun dengan luas 2.060 meter persegi, terdiri dari 3 lantai, dengan 44 pintu hunian, yang di lengkapi dengan sarana ruang kanopi di lantai 3 pada sisi kanan dan kiri bangunan. Kemudian bangunan kontrol untuk ruang pompa air sumur bor, lokasi parkir, dan fasilitas umum berupa penerangan umum di halaman depan dibuat cor beton.

Sementara itu Kapolda Kalbar, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, menyampai ucapan terima kasih kepada Pemkab Sintang yang mendukung proses pembanguan rusun Polda Kalbar di wilayah Polres Sintang ini. Menurutnya, hal tersebut menunjukan bahwa Polisi tidak bisa hidup sendirian. "Juga keberadaan Polri tanpa dukungan dari masyarakat dan pemangku kepentingan yang lain tentu tidak akan bisa bekerja dengan baik" ucap Kapolda. 

Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto pun berpesan kepada para penghuni, agar rusun ini di pelihara dengan baik, berdasarkan laporan dari Karolog Polda Kalbar bahwa para penghuni memasuki rusun ini tidak di pungut biaya apapun.

"Artinya nanti pada saat akhirnya yang bersangkutan misalnya harus pindah tugas atau meninggalkan rusun ini karena kedinasan, jangan juga memungut biaya kepada pengantinya, jangan nanti ada istilah uang kunci. Ini budaya atau tradisi yang harus kita mulai dari sekarang" pesan Kapolda.

"Karena kebiasaan yang selama ini ada begitu masuk tidak di pungut biaya, tetapi begitu akan meninggalkan karena kedinasan mereka memungut biaya kepada penggantinya dengan alasan berbagai macamlah sudah pasang AC, renovasi ini sepertinya" tambah Kapolda.

Kapolda berharap dengan adanya rusun ini, jajaran anggota Polres Sintang bisa lebih dekat dengan masyarakat dan bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Sumber.  Prokopim Sintang/red

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini