-->
    |

Pakar Penyakit Menular AS: Risiko Kecil bagi Vaksin J&J

Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka AS. (foto: VOA)

Kapuasrayatoday.com
- Pakar penyakit menular terkemuka di Amerika Anthony Fauci mengatakan orang Amerika yang baru-baru ini menerima vaksin COVID-19 produksi Johnson & Johnson tidak perlu cemas. Ia menyampaikan itu setelah dua lembaga kesehatan federal Amerika "menghentikan sementara" suntikan tersebut karena ada laporan penggumpalan darah.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Anthony Fauci mengatakan, "Ini adalah peristiwa yang sangat langka. Jika kalian lihat apa yang kami ketahui sejauh ini, ada enam (kasus) dari 6,85 juta dosis. Itu artinya, kurang dari satu dalam satu juta."

Badan Pengawas Obat dan Pangan dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Selasa menyerukan penghentian sementara vaksin tersebut untuk menyelidiki enam laporan penggumpalan darah yang berpotensi berbahaya, di antara hampir 7 juta dosis yang telah diberikan sejauh ini.

Fauci menambahkan orang harus “memperhatikan” gejala yang terkait penggumpalan darah, terutama antara satu dan tiga minggu setelah suntikan. (VOA)


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini