-->
    |

Bupati Sanggau Bersama Forkopimda Menghadiri Ritual Adat Nosu Podi Ke XVII

Foto: Bupati Sanggau Bersama Forkopimda Saat Menghadiri Ritual Adat Nosu Podi Ke XVII

Sanggau.Kapuasrayatoday.com - Menyambut Gawai Dayak, Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si menghadiri  ritual adat Nosu Minu Podi Mpokant Podagi Kabupaten Sanggau ke XVII tahun 2021 dengantema keselamatan dan kesejahteraan yang dihadiri Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua DAD Sanggau, Yohanes Ontot, Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Affiansyah, Kajari Sanggau, Tengku Firdaus, Perwakilan dari PN Sanggau, Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance, Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka,  Ketua GOW Kabupaten Sanggau Ny. Yohana Kusbaria, Kepala OPD Sanggau, Sekjen DAD Sanggau Urbanus dan pengurus DAD Sanggau, Ketua DAD Kecamatan, dan undangan lainya yang di gelar di Rumah Betang Raya Dori' Mpulor Sei Mawang Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Rabu,  (7/07 2021). 

Pada Hari ini Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau melaksanakan acara ritual adat Nosu Minu Podi dan Mpokant Pedagi, Acara gawai yang sudah menjadi agenda Kabupaten Sanggau yang didukung penuh oleh pemerintah daerah. Kami bersyukur kita bisa melaksanakan kegiatan ini dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, Patuhi Protokol kesehatan dan saya sudah minta sebagai Ketua Satgas bahwa kita melaksanakan ritual,"kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi.m 

Dan Lanjutnya, Karena ini memang wujudnya untuk keselamatan dan kesejahteraan. Sejarah mengapa DAD bersama Pemerintah Daerah mendorong kebudayaan, adat istiadat ini dilakukan setiap tahun karena masyarakat adat selalu melaksanakan gawai. 

"Dengan secara khusus dibeberapa sub suku menyebutnya gawai nosu minu podi, yang intinya adalah untuk menyakinkan kita, usaha kita yang satu tahun sudah dilakukan didalam pertanian maupun lainya, bersyukur atas semua anugerah itu,"jelasnya. 

Sehingga dapat melanjutkan Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu ditahun depan bisa berhasil dan hasil ini juga merupakan bagian penting untuk kesejahteraan dan keselamatan. 

"Dan juga dalam situasi pandemi Covid-19 ini tadi didoakan supaya Sanggau terbebas dari Covid-19. Tentu doa ini adalah ucapan untuk kita menyatakan bahwa kita berkerja untuk itu, bukan hanya berharap tapi berkerja agar Covid-19 ini bisa berlalu,"ujarnya. 

Suami Arita Apolina itu juga berpesan kepada masyarakat adat dayak agar mendukung program kita yakni agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan. Harus semuanya menjadi inisiator, sebagai masyarakat dayak harus menjadi motor disini. "Karena kita cukup mayoritas dan kita pasti bisa menjadi contoh orang lain,"jelasnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua DAD Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan bahwa jajaran DAD Sanggau harus memberikan dukungan sepenuhnya terhadap apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah kaitannya dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Kenapa, karena kalau tidak kita menjadi beban masyarakat lainya. Oleh karena itu saya sudah imbau kepada Ketua DAD Kecamatan untuk menjadi corong untuk menjelaskan terkait dengan Prokes ini,"tegasnya. 

Lanjut Ontot, agar pertama, orang harus ikut aturan, kedua juga dia tidak boleh stres, berkerja boleh tapi harus ikuti Prokes, khusus untuk masyarakat adat dayak. Akan tetapi, Ontot juga berharap secara keseluruhan masyarakat adat dayak ini juga harus patuh dengan aturan-aturan di kearifan lokal. 

"Ritual adat nosu minu podi ini juga bagian daripada bagaimana kita memberikan keselamatan dan kesejahteraan. Karena kaitan dengan kondisi Covid-19 saat ini,"jelasnya. 

Ontot menegaskan bahwa, di situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini kita tidak boleh terlalu ego. Apalagi beranggapan kebal Covid-19, Tapi harus ikuti aturan yang berlaku. dan dalam pelaksanaan ritual ini juga harus sesuai dengan aturan. 

"Dan kita izin dengan Ketua Satgas yang juga sebagai Bupati Sanggau sekaligus sebagai Dewan Pertimbangan DAD. Tidak boleh melanggar aturan yang sudah dibuat pemerintah sebagai masyarakat adat,"tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Ritual Adat Nosu Minu Podi Ke-17 tahun 2021, Sudarsono menyampaikan bahwa bahwa kegiatan ritual adat ini merupakan rangkaian dari kegiatan gawai dayak Kabupaten Sanggau. 

"Kegiatan ritual adat nosu minu podi ini dilakukan oleh DAD Kecamatan Meliau yang telah ditunjuk DAD Sanggau selaku tuan rumah. Dengan rangkaian kegiatan Ritual Adat Nosu Minu Podi dan Mpokant Podagi, serta Beraump yang diikuti oleh Ketua DAD Sekabupaten Sanggau"ujarnya.
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini