-->
    |

Bank Sentral Eropa Uji Ketahanan Risiko Iklim Tahun Depan


Kantor pusat Bank Sentral Eropa (ECB) difoto di Frankfurt, Jerman, 14 Januari 2021. (Foto:VOA)

Kapuasrayatoday.com - Bank Sentral Eropa (ECB), Senin (18/10), menyatakan rencana melakukan beberapa "pengetesan stres atas iklim" pada sejumlah bank antara Maret dan Juli tahun depan untuk menilai ketahanan zona keuangan euro terhadap beberapa gangguan lingkungan.

Pengawas perbankan Eropa ingin "mengidentifikasi kerentanan, praktik pengelolaan terbaik dan tantangan" yang dihadapi oleh industri, demikian kata pernyataan itu dalam sebuah surat yang ditujukan kepada pemberi pinjaman.

Pengetesan stres ECB itu akan mengukur "bagaimana peristiwa cuaca ekstrem akan mempengaruhi bank" dan bagaimana bisnis mereka akan terpengaruh oleh kenaikan "tajam" harga karbon sebagai dampak dari aturan lingkungan yang baru.Bank-bank besar zona euro harus menunjukkan kepada ECB sejauh mana mereka "mengandalkan pendapatan dari industri yang padat karbon".

Lembaga yang berbasis di Frankfurt itu juga akan meminta bank untuk mengukur volume emisi karbondioksida (CO2) yang "dibiayai" melalui kegiatan mereka.

Dalam jangka panjang, latihan tersebut juga akan melihat bagaimana bank akan menanggapi biaya peralihan ke ekonomi karbon-netral dalam "30 tahun ke depan", serta menilai risiko yang ditimbulkan oleh bencana alam seperti banjir dan kekeringan.

Bank "perlu bertindak sekarang" kata Wakil Ketua Badan Pengawasan Perbankan ECB, Frank Elderson kepada sejumlah wartawan.

"Ini adalah sebuah latihan dalam pembelajaran namun kita semua harus belajar dengan cepat," kata Elderson lebih lanjut.

Presiden ECB Christine Lagarde membahas potensi "volatilitas" yang diciptakan oleh perubahan iklim dalam pidatonya pada Sabtu (16/10).

“Ketika dunia memanas dan kondisi iklim menjadi lebih ekstrem, kita akan menghadapi guncangan ekologis yang semakin sering terjadi,” kata Lagarde, mencatat gangguan yang dapat menghantam rantai pasokan global.(VOA)



Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini