-->
    |

Kepala BNNK Sanggau Podcast GabutSpace Taufik, Memberikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkotika

Foto: Kepala BNNK Sanggau Rudolf Manimbun.ST.MM Bersama Taufik Hidayat Pemilik Podcast GabutSpace di Studio Sanggau Permai

Sanggau,Kapuasrayatoday.com-
Kepala BNNK Sanggau Rudolf Manimbun, ST.,MM. mengadakan Penyuluhan tentang bahaya narkotika,  dengan Podcast GabutSpace Taufik Hidayat, di Studio Jalan Flamboyan Gg.Permai Kelurahan Sungai Sengkuang. Selasa Malam (30/11/2021)

Rudolf menjelaskan Kasus-kasus mengenai narkotika yang ada di Kabupaten Sanggau ini, Ia selama bertugas di BNNK Sanggau selama setahun kalau kasus untuk penangkapan cuma satu kali, Tuturnya

Lanjutnya karena kita "BNNK Sanggau itu hanya mencari jaringan-jaringan lain, kita hanya orientasinya memang BNN itu bagaimana kita bisa mengungkapkannya, kebetulan di tahun ini kalau di BNN sampai ke mengungkapkan jaringan".

Biasanya kalau metode untuk mengungkap jaringan kita memang ada dengan berbagai cara, salah satu kalau konvensional kita menggunakan kaki tangan kita ya yang di lapangan.Ucap Rudolf Saat di Studio Taufik Podcast GabutSpace

"Tetapi ada juga secara canggih,sekarang sudah modern kita menggunakan ID, alat ini mampu untuk menyadap begitu banyak telepon kemudian ini mempermudah gerak kita mengetahui kemana hubungan mereka".

Dengan berarti jaringan itu kan kita bisa menangkap sampai ke pangkalnya, gitu kita bisa lihat akunya. Jadi kalau misalnya pada pada dasarnya mereka Ini hubungannya itu satu tingkat ke atas dan ke bawah kita menemui sudah ada di dunia medsos ini. Terangnya

Tidak Menutup Mata kenyataan bahwa penggunaan narkotika ini secara satu sisi ekonomi kita juga tidak bisa memandang sebelah mata, narkotika ini bisa menjadi senjata pemusnah karena masuknya narkotika ke Indonesia itu ada dua alasan.

Kenapa booming di Masyarakat mau menggunakan Narkotika itu alasannya ada Dua,1 karena bisnis 2 karena Indonesia begitu indah mau dijajah narkotika yang dijual karena bisnis ada narkotika yang diberikan cuma-cuma dengan tujuan merusak.

Nanti sekian tahun kemudian penerus bangsa Indonesia  bisa kecanduan,maka Indonesia akan dikuasai bangsa lain, itu mengerikan sekali dia masuk ke sisi bisnisnya.

"Kalau masuk ke sisi bisnis yang berarti target bahkan mereka adalah orang-orang yang membutuhkan uang sebagai kurir." 

Kalau kurir dan pengedar itu hanya sebagai alat tapi selesai jadi mimpi itu hilang, jadi itu yang sama. 

Salah satu narkotika yang diberikan secara cuma-cuma itu tujuannya untuk membodohi, membuat mereka menjadi bodoh yang paling menyedihkan lagi, menurut saya bahwa kita masyarakat kita ini tidak tanggap, atau tidak sadar bahwa narkotika itu membunuh.Jelasnya (Cep)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini