-->
    |

Satu PMI Positif Omicron Masuk Dari PLBN Entikong Kalbar

 


Pontianak,Kapuasrayatoday.com   - Sekretaris Daerah provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengungkapkan, ditemukan satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk dari perbatasan RI – Malaysia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, yang dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron.

Kasus tersebut diketahui berdasarkan surat dari Balitbangkes Nomor :SR.01.07/2/1706/2022 tertanggal 20 Januari 2022.

“Aku baru dapat suratnya dari Balitbangkes melaporkan, 1 orang PMI Positif Omicron. PMI Positif Omicron, masuk dari Entikong, tanggal 23 Desember 2021,” kata Harisson kepada wartawan, Jumat (21/01/2022) pukul 16.43 Wib.

Harisson menambahkan, kepastian Omicron baru diterima hari ini melalui surat Balitbangkes Jakarta di Jakarta tertangal 20 Januari 2022. Adapun PMI yang dinyatakan Positif Omicron itu adalah seorang laki-laki berinisial S (43 tahun), alamat Karaeng, Kabupaten Banteang, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar ini, kejadian itu bermula pada 23 Desember 2021, PMI tersebut datang melalui PLBN Entikong. Selanjutnya dihari yang sama dilakukan pengambilan swab PCR oleh Laboratorium PCR KKP Entikong.

Dihari yang sama pada pukul 17.00 Wib, S dan rombongan dibawa menggunakan Bus Satgas Covid-19 perbatasan menuju ke Kota Pontianak untuk di karantina. Kemuduian hasil PCR dari Laboratorium KKP Entikong keluar pada pukul 23.00 Wib dengan hasil Positif.

Tiba di Pontianak, S langsung diisolasi di Upelkes selama 10 hari sesuai protap. Selanjutnya pada tanggal 28 Desember 2021 dilakukan pemeriksaan SGTF (sampel kiriman dari KKP Entikong) lalu di cek di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Tanjungpura dengan hasil positif, namun Non Probable Omicron.

Pada tanggal 29 Desember 2021 dilanjutkan dengan pengiriman WGS ke Litbangkes di Jakarta dan dilanjutkan dengan Swab pada tanggal 30 Desember 20221 dengan hasilnya Negatif. Kemudian S dipulangkan ke Sulawesi Selatan pada tanggal 3 januari 2022.

“Catatan, pengiriman sampel WGS ke Litbangkes tanggal 29 Desember 2021,” ujar Harisson, (tim)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini