-->
    |


Partai Demokrat Kehilangan Upaya untuk Pertahankan Hak Aborsi Nasional di AS

Sejumlah siswa dan peserta unjuk rasa lainnya menggelar protes untuk mendukung hak aborsi di Manhattan, New York, pada 5 Mei 2022. (Foto:VOA)

Kapuasrayatoday.com -  Partai Demokrat di Senat Amerika Serikat, pada Rabu (11/5), gagal menyusun aturan yang dapat mempertahankan hak perempuan untuk melakukan aborsi di seluruh negara, menjelang kemungkinan keputusan Mahkamah Agung yang dapat mengakhiri atau secara drastis membatasi hak konstitusi untuk melakukan aborsi secara nasional.

Dalam Senat yang terpecah belah, dengan 50 anggota dari Partai Demokrat dan 50 dari Partai Republik, hampir semua Partai Demokrat mendukung undang-undang yang menjamin hak aborsi nasional, sementara semua anggota Partai Republik menentang tindakan tersebut. Rancangan undang-undang itu dikalahkan dalam pemungutan suara yang berakhir dengan selisih tipis 51-49.Partai Demokrat bahkan tidak memiliki jumlah suara mayoritas sederhana yang dibutuhkan untuk mempertahankan Undang-undang aborsi, apalagi mayoritas besar 60 suara yang dibutuhkan untuk menggagalkan upaya filibuster Partai Republik. Pemungutan suara mengenai undang-undang serupa pada Februari lalu juga gagal dengan hasil akhir 46-48.

Meski demikian, Ketua Fraksi Mayoritas Senat, Chuck Schumer, pada Rabu (11/5), tetap mendorong pemungutan suara setelah rancangan keputusan Mahkamah Agung yang bocor pada minggu lalu.

Rancangan tersebut menunjukkan bahwa lima hakim konservatif yang menjadi mayoritas dari sembilan hakim di Mahkamah Agung tampaknya siap untuk membatalkan peraturan di AS yang menyatakan bahwa perempuan memiliki hak konstitusional untuk melakukan aborsi. Peraturan tersebut sendiri telah berjalan selama hampir lima dekade.Schumer kepada Senat, pada Selasa (10/5), mengatakan, "Suara untuk melindungi hak aborsi akan bersinar terang seperti lampu sorot pada setiap anggota Senat ini."

Dengan kendali Senat yang dipertaruhkan pada pemilihan anggota kongres November mendatang, Partai Demokrat berharap pendukung hak aborsi, yang menurut jajak pendapat merupakan mayoritas di AS, akan memilih lebih banyak legislator pendukung hak aborsi dari Partai Demokrat di Senat yang akan mulai menjabat pada Januari tahun depan, sehingga undang-undang yang pro-aborsi dapat diberlakukan.(VOA)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini