-->
    |

Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Buka Pekan Gawai Dayak Sekadau ke XI

 


Sekadau,Kapuasrayatoday..com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, yang diwakili Frans Zeno, Berserta Bupati Sekadau Aron SH, Wakil bupati Sekadau Subandrio SH.MH membuka secara resmi kegiatan Gawai Dayak ke Xl kabupaten Sekadau tahun 2022 yang dilaksanakan di Rumah Betang Youth Center, Rabu (13/7/2022). 

Gawai Dayak ke XI tahun 2022 ini mengangkat tema 'Melalui Gawai Dayak XI Kita Perkuat Eksistensi Masyarakat Adat Dalam Pelestarian Tradisi Dan Budaya Demi Terwujudnya Kabupaten Sekadau Yang Maju, Sejahtera dan Bermanfaat".

Dalam arahannya Bupati Sekadau berharap kepada seluruh masyarakat supaya berpegang teguh kepada adat istiadat Dayak. 

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan gawai, supaya berpegang teguh kepada adat istiadat Dayak dan selalu memelihara kedamaian dalam pertemuan gawai Dayak ini," ucap Bupati. 

Aron juga menambahkan gawai Dayak ini merupakan even untuk melestarikan budaya dan adat leluhur supaya tidak punah. 

"Gawai Dayak ini juga merupakan even bagi kita untuk  melestarikan adat budaya kita dan menjaga nilai adat leluhur yang sudah ada pada jaman dahulu, agar tidak punah, serta memanfaatkan kebudayaan daerah sebagai modal dasar sumber daya manusia melalui seni budaya," ucap Aron. 

"Mengingat sudah dua tahun ini kita tidak melaksanakan gawai Dayak, akibat terkendala akibat pandemi Covid 19, yang mestinya even gawai Dayak setiap tahunnya dilaksanakan, maka baru sekarang kita buka kembali gawai Dayak ke Xl, pada tahun 2022 ini. Mari meriahkan gawai dayak ini, namun tetap mematuhi protokol kesehatan," tambah Aron. 

Sementara itu, Sekjen MADN Provinsi Kalimantan Barat, Yakobus Kamis dalam pidatonya menyampaikan dengan adanya kegiatan gawai Dayak ke Xl di kabupaten Sekadau ini tentunya, membuat kita lebih maju, serta bangga. 

"Jangan takut mengaku kita orang Dayak, sebab kita tuan di tanah sendiri," ucap nya. "Mari kita bisa berdaya saing dalam mewujudkan serta melestarikan adat seni budaya kita hingga ke tingkat nasional maupun ke mancanegara agar tidak punah di telan jaman," pesannya.

Lebih lanjut, Yakobus Kamis juga menegaskan kepada seluruh masyarakat adat, supaya tidak menjual tanah kepada orang luar. 

"Jangan sampai kita menjual tanah kepada orang luar, sebab kita sudah kaya alam, kalau bisa kita kelola sdiri, jangan sampai kita jadi penonton di tanah kita sendiri" tegasnya.

Setelah acara pembukaan acara dilanjutkan dengan makan bersama di rumah betang.

Penulis.   Sudarno

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini