Foto: Belasan Jam Padamkan Api, Polsek Toba dan Warga Berhasil Kendalikan Karhutla 7 Hektare di Bagan Asam
Api yang melalap kawasan hutan dan perkebunan di Desa Bagan Asam akhirnya berhasil dipadamkan setelah perjuangan lebih dari 13 jam. *Polsek Toba* bersama warga, pemerintah desa, dan pihak perusahaan bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun Mungguk Kemantan dan Dusun Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kamis (6/8/2026).
7 Hektare Lahan Terbakar, Medan Sulit Jadi Tantangan. Kebakaran menghanguskan sekitar *7 hektare lahan* yang terdiri dari kawasan hutan dan perkebunan kelapa sawit.
Proses pemadaman dimulai pukul 10.00 WIB dan baru selesai pukul 23.00 WIB. Petugas harus bekerja ekstra karena medan sulit, kondisi lahan gambut, cuaca panas, dan tiupan angin kencang membuat api mudah kembali menyala.
“Kendala utama ada di lahan gambut. Api di bawah tanah susah dipadamkan dan bisa muncul lagi kalau tidak dipantau terus,” ujar *Kapolsek Toba IPTU Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H.
Sinergi Aparat, Warga, dan Perusahaan. Pemadaman dilakukan secara gotong royong. Personel Polsek Toba, masyarakat, perangkat desa, hingga tim dari perusahaan setempat dikerahkan ke lokasi.
Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, Polsek Toba telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan perusahaan untuk memperkuat upaya pencegahan.
Imbauan Jangan Buka Lahan dengan Cara Bakar. Kapolsek mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mencegah Karhutla, terutama saat musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Segera laporkan jika menemukan titik api agar bisa ditangani secepatnya sebelum meluas,” tegas IPTU Arnold.
Situasi Terkendali, Pemantauan Dilanjutkan. Hingga malam ini situasi di lokasi telah dinyatakan *terkendali*. Namun petugas tetap melakukan pemantauan intensif, terutama di area lahan gambut yang rawan muncul titik api susulan.
Karhutla di wilayah perbatasan seperti Toba menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga bisa memicu kabut asap lintas wilayah. (Cep)