|

Antisipasi Dampak Lingkungan, Periode 2023 - 2026 Pemkab Sekadau Sudah Tanam 14.123 pohon

 


Sekadau,Kapuasrayatoday.com 

Untuk meningkatkan penghijauan dan gerakan sejuta pohon baik di lingkungan sekolah, perkantoran dan tempat terbuka lainnya, Pemerintah kabupaten Sekadau terus berupaya melakukan giat penanaman pohon di berbagai tempat.

Melalui dinas Lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam rentang waktu 2023-2026!telah melakukan giat penanaman pohon dengan rincian sebagai berikut : tahun 2023  ada 1.152 batang,tahun 2024  sebanyak 3.974 batang, tahun 2025 sejumlah 5.527 batang  dan tahun 2026 hingga bulan September sejumlah  3.470 batang.

Penanaman tersebut tersebar di berbagai tempat seperti lingkungan sekolah, perkantoran, rumah ibadah dan tempat terbuka hijau lainnya.

Sedangkan untuk pemulihan lingkungan di tingkat desa pada tahun 2024 pemerintah kabupaten Sekadau melalui Dinas Lingkungan Hidup membagikan sebanyak 9.556 pohon buah-buahan yang tersebar di kecamatan Nanga Mahap ada di desa Tembesuk, desa Batu Pahat, desa Cenayan,desa Lembah Beringin, desa Nanga Suri dan desa Landau Apin, Di kecamatan Nanga Taman ada desa Pantok, desa Lubuk Tajau dan desa Meragun.Di Kecamatan Sekadau hulu ada di desa Setawar,, Dan Nanga Pemubuh. di kecamatan Belitang hulu ada di desa Bukit Rambat. Di kecamatan Belitang Hilir ada di desa Menawai Tekam. Di kecamatan Sekadau hilir ada di desa Sungai Kunyit kata Plt Kadis Lingkungan Hidup kabupaten Sekadau Apeng Petrus kepada media ıni melalui pesan singkat Minggu (27/9) 2926.

Apeng menambahkan, pembagian bibit buah buahan tersebut bersumber dari dana bagi hasil (DBH) sawit tahun 2024. 

"Bantuan bibit buah -;buahan tersebut bersumber dari DBH sawit tahun 2024" ujar Apeng

Adapun manfaat menanam pohon yaitu dapat mengurangi pemanasan global, sebagai penghasil oksigen, penyimpan air dalam tanah, mengurangi polusi Udara, mempercantik lingkungan serta mencegah banjir dan longsor Jelas Apeng.

Apeng Petrus mengatakan tujuan Kegiatan ini sebagai upaya penyelamatan hutan dan pelestarian lingkungan, dimana gerakan sejuta pohon pertama kali digagas oleh presiden Soeharto pada tanggal 10 Januari 1993.

"Selain sebagai upaya penyelamatan hutan dan pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga sebagai upaya pemkab Sekadau dalam  mendukung pelestarian lingkungan hidup,"Ujar Apeng.(dar/*)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini