-->
    |


NYC akan Pekerjakan Lagi Pegawai Kota yang Dipecat Terkait Vaksin

Seseorang memegang plakat saat protes mandat anti-vaksin menjelang kemungkinan pemutusan hubungan kerja karyawan Kota New York karena status vaksinasi mereka, Senin, 7 Februari 2022, di New York. (Foto:VOA)

Kapuasrayatoday.com - New York City berupaya mempekerjakan lagi para pegawai kota yang dipecat awal tahun ini karena tidak divaksin COVID-19. Namun, mereka hanya akan direkrut lagi apabila telah divaksin lengkap.

Pada Februari, Wali Kota Eric Adams memecat lebih dari 1.400 pegawai yang tidak memenuhi mandat vaksin yang diberlakukan oleh pendahulunya, Bill de Blasio.

Seorang juru bicara kota mengatakan kurang dari 600 pegawai yang belum divaksin dan bukan dari Departemen Pendidikan (DOE) menerima surat tawaran itu, dan para pegawai DOE juga akan menerima surat serupa pada musim panas ini. Ia menambahkan bahwa 97 persen pegawai telah divaksinasi dan tujuannya sejak awal adalah "vaksinasi, bukan pemecatan."

Perkembangan terbaru itu dilaporkan pertama kali oleh New York Post.

Belum jelas berapa orang yang akan terdampak dan kapan mereka akan kembali bekerja.

Mandat itu mengharuskan pegawai untuk divaksin sebagai upaya keamanan di tempat kerja. Pada Maret, Adams menjadi sasaran kritikan karena mengecualikan atlet dan pekerja seni yang tidak berbasis di New York City dari mandat vaksin itu, tapi tetap memberlakukan peraturan itu bagi pekerja swasta dan publik.(VOA)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini