-->
    |

Untuk Mewujudkan Sawit Berkelanjutan, Ini Langkah Yang Telah Dilakukan Pemkab Sekadau

 Sekadau,Kapuasrayatoday.com -


Untuk mewujudkan sawit berkelanjutan, pemerintah kabupaten Sekadau melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) telah melakukan langkah - langkah kongkrit seperti menerbitkan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), dan pendataan petani swadaya.

Untuk mencapai target tersebut, pemkab lanjut sandae bekerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan dan mitra strategis seperti Serikat Petani Kelapa.Sawit (SPKS), APKS KK dan sejumlah lambaga lainya sepeeti Solidaridat dan SIAR kata Sandae saat ditemui di ruang kerja Jumat (24/11) 2023 bersama Kaoum Telapak.

Sandae menjelaskan, untuk menjawab isu deforestasi, kata Sandae pemerintah kabupaten Sekadau telah mengukuhkan beberapa hutan adat antara lain, hutan Tawang Panjai di Desa Tapang Semadak, kecamatan Aekadau hilir, Hutan Rimba Bers di desa Setawar kacamatan Sekadau Hulu, hutan Roga Babi di desa Mondi kecamatan Sekadau Hulu dan hutan Adat suku Kanchikn di dusun Sarik desa Nang Mongko kecamatan Nanga Taman jelas Sandae.

Namun secara keseluruhan masih ada sekitar 35 persen hutan adat di kabupaten Sekadau yang masih utuh.

Sebagai langkah nyata pemkab Sekadau dalam menjaga hutan kita telah meningkatkan sebanyak 75 ribu bibit Kakao kepada dua kelompok tani binaan APKS KK dengan menanam bibit Kakao tersebut di daerah aliran sungai (DAS). Harapannya ekosisten sungai terjaga, petani juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dari buah kakao tersebut kata Sandae.

Untuk lebih memantapkan tata kelola hutan, kedepannya, kita wajib lenjaga lingkungan, dan kita juga siap berbagi dan bertukar pengalaman dengan kabupaten lain yang ada di Indonesia pada umumnya terang Sandae.

Terkait dengan menjaga hutan,harapan kita menanam masyarakat boleh menanam sawit, tapi juga harus memelihara hutan dan bisa menjadi pedagang. 

Dengan adanya tata kelola sawit yang baik, kita berharal multinpihak juga bisa mendung langkah-langkah yang telah kita lakukan. Karena sawit jika tidak dikelola dengan baik, bisa juga menjadi masalah besar. 

Kita berharap semua buah petani swadaya di beli oleh PKS tentu dengan harga yang layak punkas Sadae. (sialan)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini