PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Sanggau berhasil memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII. Listrik berjalan stabil tanpa kedip sepanjang kegiatan berlangsung di Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada 7 hingga 9 Juli 2026.
Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi merupakan agenda budaya tahunan masyarakat Dayak di Sanggau. Ribuan warga dari berbagai desa hadir untuk mengikuti rangkaian ritual, tarian adat, hingga pameran budaya.
Guna mendukung kelancaran acara, PLN UP3 Sanggau menurunkan tim siaga khusus. Petugas melakukan pengecekan jaringan, penyediaan genset cadangan, serta pemantauan 24 jam di lokasi kegiatan.
Manager PLN UP3 Sanggau menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung penuh kegiatan sosial dan budaya masyarakat.
“Listrik adalah kebutuhan dasar untuk menyukseskan setiap kegiatan. Kami pastikan selama Gawai Adat berlangsung, pasokan listrik aman dan tidak ada gangguan,” ujarnya.
Selain mengamankan pasokan, PLN juga melakukan sosialisasi kelistrikan aman kepada panitia agar penggunaan lampu hias dan sound system selama acara tidak membebani jaringan.
Ketua panitia Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII mengapresiasi dukungan PLN. Menurutnya, dengan listrik yang andal, seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan khidmat tanpa kendala teknis.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata peran PLN dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Sanggau.
Gawai tahunan ini yang menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat Dayak atas hasil panen sekaligus ajang pelestarian budaya dan penguatan persaudaraan antar sub suku Dayak tersebut berlangsung lancar dengan dukungan penuh dari PLN. Pada pelaksanaan Gawai tahun ini, kebutuhan listrik dipasok melalui UPS Mobile milik PLN yang didukung puluhan personel siaga, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman, nyaman, dan tanpa gangguan kelistrikan.
Kegiatan budaya tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI sekaligus Pemuntuh Agung Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi, S.IP., M.Si., Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Aloysius, S.H., M.Si., unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat.
Anggota DPR RI sekaligus Pemuntuh Agung Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi, S.IP., M.Si., mengapresiasi dukungan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Gawai.
“Terima kasih kepada PLN atas dukungannya. Keandalan listrik menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII,” ujar Paolus Hadi.
Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar.
“Apresiasi kepada PLN yang telah menjaga keandalan pasokan listrik sehingga seluruh rangkaian Gawai dapat berlangsung aman dan lancar,” kata Yohanes Ontot.
Manajer PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, mengatakan bahwa keberhasilan menghadirkan listrik tanpa kedip merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan secara menyeluruh sebelum kegiatan berlangsung. PLN menyiapkan UPS Mobile sebagai sumber pasokan listrik pada lokasi kegiatan, sekaligus menyiagakan puluhan personel yang bertugas melakukan pengamanan dan pemantauan sistem selama 24 jam.
“PLN mendukung kebutuhan listrik Gawai melalui UPS Mobile dan puluhan personel siaga. Puji syukur, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan listrik yang andal tanpa kedip,” jelas Hendy.
Melalui keberhasilan menghadirkan listrik tanpa kedip pada Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat.