Gaung budaya Bumi Daranante kembali menggema. Festival Budaya Faradje' Pesaka Negeri Sanggau XVIII resmi dibuka pada hari ini, Rabu, 7 Oktober 2026, di keraton surya negara Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Pembukaan festival budaya terbesar di Kabupaten Sanggau ini berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri langsung oleh Bupati Sanggau Yohanes Ontot dan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena.
Kehadiran Bupati dan Wabup menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sanggau terhadap pelestarian adat dan kebudayaan Dayak sebagai identitas dan kekayaan daerah.
Festival Faradje' Pesaka Negeri merupakan agenda tahunan yang telah menjadi ikon kebudayaan Sanggau. Memasuki tahun ke-XVIII, festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan seni dan tradisi, tetapi juga wadah untuk *merajut harmoni, memperkuat toleransi, dan mempererat persaudaraan lintas etnis* di wilayah perbatasan.
Berbagai atraksi seni budaya, ritual adat, pameran kerajinan, hingga karnaval budaya siap memeriahkan festival yang dinanti-nantikan masyarakat tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wabup Susana Herpena mengapresiasi seluruh panitia, tokoh adat, dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga serta menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Sanggau.
"Festival ini adalah wajah kita. Faradje' adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dan kita banggakan. Melalui festival ini, kita tunjukkan kepada Indonesia bahwa Sanggau itu kaya akan budaya, rukun, dan bermartabat," ujarnya.
Dengan resmi dibukanya Festival Budaya Faradje' Pesaka Negeri Sanggau XVIII, diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangkitkan ekonomi kreatif, pariwisata budaya, serta menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap akar budayanya sendiri. (Cep)