|

Penangkapan Pengedar Narkoba Marak, Dewan Ajak Kaum Muda Hindari Narkoba


 Sekadau,Kapuasrayatoday.com - 

Maraknya penangkapan pelaku pengedar Narkoba di kabupaten Sekadau mendapat komentar beragam. Baik dari masyarakat maaupun angota Dewan. Hariss Winoto salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sekadau dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengingatkan kepada kaum muda untuk menghindari dari Narkoba. Karena, dalam bulan ini (Juni red) saja Polres Sekadau telah mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai pengedar dan pemakai Narkoba.

"Generasi muda adalah penerus bangsa,  jadi mari jaga diri dari hal yang dapat merusak masa depan" katanya Minggu (22/6) 2025 melalui pesan WhatsApp.

Hal senada juga disampaikan oleh Dendy Tan, salah seorang warga desa Peniti. Ia mengatakan, rusak generasi kita kalau pengedar Narkoba tidak di berrantas. Beruntubg pihaak kepolisian bertindak cepat kata Dendi.

Menurut dia, Narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda, meski perang terhadap narkoba sudah digaungkan oleh seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. 

Dikutip dari laman Kemenkes,sesuai 

Data dari BNN (Badan Narkotika Nasional) menunjukkan sebanyak 2.2 juta remaja di Indonesia menjadi pengguna narkoba. Angka ini terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, walau banyak yang sudah mengetahui bahaya narkoba bagi kesehatan mental dan fisik.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan. Dalam kandungan narkoba merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman, bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis, yang dapat menimbulkan efek penurunan tingkat kesadaran serta daya rangsang.

Awalnya, narkoba merupakan obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri serta memberi ketenangan. Namun, penggunaan yang tidak terkendali dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kecanduan, yang berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Salah satu dampak dari Narkoba kata dia, menyebabkan kerusakan pada otak.

Salah satu efek dari narkoba adalah meningkatkan kinerja otak, sehingga membuat penggunanya merasa bersemangat, segar, dan percaya diri. Namun, penggunaan narkoba yang berlebihan dapat memacu otak untuk bekerja keras secara terus menerus, mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan tidur, serta peningkatan detak jantung dan tekanan darah. 

"Kerusakan pada Hati, kerusakan paru-paru, penyebab penyakit Kardiovaskular, serta melemahkan kekebalan tubuh," 

Dikatakan dia, di kabupaten Sekadau hampir setiap bulan ada saja kasus penangkapan para pengedar Narkoba, hal ini menunjukkan bahwa peredaran barang haram itu cukup masiv di kabupaten Sekadau kata Haris.

"Terkait kasus peredaran Narkoba, yang barusan di ungkap pihak kepolisian Satresnaroba kabupaten Sekadau, kita berikan apresiasi," katanya.

Semoga kasus Narkoba bisa semakin berkurang, sehingga tidak lagi menyasar kaum muda dikabupaten Sekadau (dar/*)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini