|

300 Jamaah Lintas Negara Khusyuk Gelar Sholat Istisqa di PLBN Entikong, Mohon Hujan Turun Akhiri Kemarau

Foto: Khusyuk di Perbatasan, 300 Jamaah Sholat Istisqa di PLBN Entikong Mohon Hujan

Sanggau.kapuasrayatoday.com– 
Polsek Entikong Selenggarakan Sholat Istisqa. Ribuan doa menggema di perbatasan. Senin (31/8/2026) pagi, Sholat Istisqa digelar di PLBN Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan di tengah kemarau panjang dan ancaman Karhutla.

Kegiatan ini diikuti ±300 jamaah dari berbagai unsur. Suasana haru dan kebersamaan terasa kental karena sholat diikuti lintas instansi Indonesia-Malaysia.

Lintas Instansi dan Lintas Negara Satu Saf Sholat Istisqa dipimpin Ustadz Abidinsyah, S.Pd sebagai imam, dan Ustadz Muklasin, M.Pd sebagai khotib.

Polsek Entikong turunkan 10 personel, Satgas Yon Armed 19/Bogani 15 personel, Koramil 1204-21/Entikong 5 personel, TDM Malaysia 5 personel, Police Malaysia 5 personel, Customs Malaysia 5 personel, Imigrasi Indonesia 5 personel, Bea Cukai 5 personel, LKK 4 personel, Karantina Indonesia 4 personel, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Kebersamaan TNI-Polri, aparat Malaysia, dan masyarakat ini menjadi cerminan kuatnya sinergi menjaga wilayah perbatasan, tidak hanya dari sisi keamanan, tapi juga kemanusiaan dan lingkungan.

“Ini Teguran, Mari Kembali ke Jalan Allah. Dalam khutbahnya, Ustadz Muklasin menyampaikan bahwa kemarau panjang dan kebakaran hutan yang terjadi bisa jadi teguran agar manusia kembali bertobat.

“*Musibah kekeringan boleh jadi akibat banyaknya perilaku yang melanggar perintah Agama. Ini teguran dari Allah SWT agar kita menjauhi maksiat, judi, mabuk-mabukkan, zina, riba, dan menduakan Allah*,” ujar ustadz Muklasin

Ia mengajak jamaah untuk *memperbanyak istigfar, bersedekah, menghentikan kemaksiatan dan kezaliman*, serta meneladani anjuran Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan sholat Istisqa saat kemarau. Sebelumnya, jamaah juga dianjurkan berpuasa selama tiga hari.

“*Tujuan Istisqa adalah memohon hujan kepada Allah SWT, mendekatkan diri, dan mengakui bahwa hanya Dia yang mengatur langit dan bumi*,” tambahnya.

Kegiatan Berjalan Khusyuk dan Kondusif Kegiatan dimulai pagi dan selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Sepanjang kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khusyuk.

Harapannya, dengan doa bersama dan perubahan sikap, kemarau segera berakhir dan Kabupaten Sanggau terhindar dari bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. (Cep)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini