|

Kadis LH Sekadau Ajak Pengusaha Sekadau Tertarik Berinvestasi di Bidang Pengelolaan Sampah


 Sekadau,Kapuasrayatoday.com +

Pemerintah kabupaten Sekadau melalui Dinas Lingkungan Hidup mengajak para pemilik modal di wilayah Kabupaten Sekadau untuk tertarik melirik usaha di bidang pengelolaan sampah. Hal ini beliau sampaikan mengingat setiap hari volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat kota Sekadau dan sekitarnya cukup tinggi seiring bertambahnya jumlah penduduk yang datang dan tinggal di kota Sekadau dan wilayah penyangga sekitar nya. Menurut pria yang akrab disapa Bang Apeng tersebut rata - rata volume sampah yang dihasilkan setiap hari sekitar 13 ton sampah yang terdiri atas sampah organik seperti contoh sisa makanan, sayur mayur, buah buahan. Sampah anorganik seperti botol plastik, kantong kresek, dan lain-lain. Mengingat bahwa sampai saat ini pemanfaatan sampah yang ada baru sebatas pemilahan oleh sebagian masyarakat kita baik sebagai pemilah di sekitar lingkungan rumah, pengepul sampah dan sebagian oleh masyarakat kita yang punya usaha ternak ayam, sapi, kambing dan babi untuk pakan ternak nya. Hal ini tentu tidak sebanding dengan volume sampah yang dihasilkan setiap saat oleh masyarakat kita dan apabila semua sampah dibuang ke TPA semua tentu pada waktu jangka panjang akan penuh dan tidak bisa di buang kesana lagi dan kita mesti memikirkan pembangunan TPA baru lagi dan membutuhkan anggaran. 

Oleh sebab itu, sebagai langkah awal dan menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup RI yang meminta semua Daerah di Indonesia melakukan langkah pengurangan sampah dari sumbernya melalui pemilihan - pemilihan sampah, pemanfaatan sampah sampai pada hilirisasi sampah, maka Apeng mengharapkan dukungan dari para pemilik modal, para pengusaha Sekadau ada yang tertarik untuk berinvestasi di bidang pengelolaan sampah, sehingga tidak hanya fokus pada usaha seperti perkebunan, pertambangan, jasa perhotelan, dan restoran kata Apeng.

"Kita berharap mudah mudahan ada para pengusaha kita asal Sekadau mau melirik usaha di sektor pengelolaan sampah, mengingat sampah ini juga memiliki nilai ekonomis dan ketersediaan pasokan sampah cukup untuk pasokan bahan baku".

Lebih lanjut Alumnus STPDN Jatinangor Jawa Barat tersebut juga mengajak masyarakat kita semua untuk melakukan gerakan pemilihan sampah. Mulai dari lingkungan Rumah Tangga,  sekolah, dan tempat usaha, karyawan dan pegawai dimulai dari lingkungan kantor dan tempat kerja masing- masing. 

Perlu untuk kita ketahui bersama bahwa tugas mengelola sampah bukan hanya tugas pemerintah dan pemerintah Daerah tapi tugas kita bersama, tugas kita semua warga masyarakat. Karena apabila sampah tidak dikelola dengan baik akan menjadi ancaman lingkungan. namun apabila dikelola dengan baik akan menghasilkan cuan yang memberikan keuntungan bagi pengelola  pungkas Apeng. (dar/*)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini