Sekadau,Kapuasrayatoday.com - Bupati Sekadau Aron S.H menghadiri Pemberkatan dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Santo Stefanus Tapang Pulau, Paroki Santa Maria Diangkat Ke Surga Sungai Ayak, Kabupaten Sekadau di Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir pada Selasa (21/9) 2026.
Pemberkatan dilakukan oleh Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Valentinus Saeng, CP dan Peletakan batu pertama oleh Bupati Sekadau Aron, S.H dan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Yodi Setiawan, Pastor Paroki Santa Maria Diangkat Ke Surga Sungai Ayak, dan sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Sekadau, Kabag, serta tamu undangan lainnya.
Uskup Valentinus Saeng CP dalam sambutan pengantarnya mengatakan
Gereja adalah tempat untuk berdoa dan menyembah Tuhan secara khusuk, memohon pengampunan dan berkat.
“Kita jangan membangun gereja dengan landasan dangkal atau rapuh namun dengan batu karang yang kokoh” kata Uskup Valentinus Saeng saat memberikan khotbah.
Menurutnya, membangun gereja merupakan kesempatan umat untuk bersama-sama, bergotong royong dan bekerja sama dalam pembangun.
Berdasarkan laporan ketua pelaksana, dalam membangun gereja Santo Stefanus Tapang Pulau membutuhkan biaya mencapai 2.7 miliar rupiah. Sedangkan dana yang sudah terkumpul memalui iuran umat sampai saat ini baru terkumpul Rp.1.136.000.000, (satu miliar seratus tiga puluh enam juta rupiah) dari jumlah tersebut sebesar Rp. 219.000.000 dari swadaya umat dan dana hibah pemerintah daerah Kabupaten Sekadau Tahun 2026 sebesar Rp. 250.000.000 juta. Dan dari sumbangan para donatur sebesar Rp. 99.000.000. dari jumlah tersebut masih kekurangan dana sebesar Rp. 1.600.000.000 (satu miliar enam ratus juta) rupiah.
Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Aron S.H mengatakan, Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau sangat support dan mendukung penuh kegiatan ini
beberapa waktu lalu kami juga melaksanakan peletakan batu pertama di beberapa stasi, dan kami melihat sumber dana pembangunan dari swadaya masyarakat sangat cukup besar, ini membuktikan bahwa kita ikut dalam membangun rumah Tuhan, kata Aron.
"Saya bersyukur karena kepedulian umat di kabupaten Sekadau luar biasa, artinya umat telah memiliki semangat luar biasa untuk membangun rumah ibadah"
Jangan berharap dengan bantuan pemerintah semata, karena beberapa tahun terakhir kita masih terdampak efisiensi, maka tidak bisa memberikan banyak bantuan ungkap Aron. mudahan-mudahan kedepannya kita memberikan bantuan lebih banyak kepada umat di beberapa Paroki.
selain Gereja Katolik, dan Kristen juga ada Islam yang kita bantu tambahnya
Terimakasih kasih kepada Yodi Setiawan anggota DPRD kabupaten Sekadau yang selalu komunikasi selama ini. Selain itu kepedulian PT. Parna Agromas juga luar biasa, bukan hanya gereja namun jalan juga, ujar Aron
Uskup Valentinus Saeng mengucapkan prificiat dan selamat untuk umat karena bisa mengumpulkan dana cukup besar. Jika gedung lama bisa dilestarikan sebaiknya jangan dibongkar karena merupakan sejarah iman. Namun karena kondisi bahan bangunan agak rawan dipertahankan, dan bocor maka diperbolehkan bongkar.
Uskup juga berpesan agar iuran umat dilanjutkan, sebab tanggung jawab pembangunan gereja ada ditangan umat, tolong galakan kembali iuran kata Uskup. (tim/*)
