-->
    |


Isoman, Pemimpin Inggris Bergiliran Tugas

PM Inggris Boris Johnson akan melakukan isolasi mandiri selama sepuluh hari (foto: VOA)

Kapuasrayatoday.com - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan melakukan isolasi mandiri selama sepuluh hari setelah kontak dengan kasus virus yang sudah dikonfirmasi, demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Inggris, mengubah pengumuman sebelumnya bahwa ia tidak perlu dikarantina.

Kantor di 10 Downing Street itu mengatakan Perdana Menteri Boris Johnson dan Menteri Keuangan Rishi Sunak telah diberi peringatan oleh aplikasi telepon uji-dan-lacak Sabtu malam (17/7). Sebelumnya pada hari Jumat (16/7) Johnson melangsungkan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Sajid Javid yang pada keesokan harinya dinyatakan tertular virus corona. Javid, yang telah divaksinasi lengkap, mengatakan ia hanya mengalami gejala ringan.

Orang-orang yang diberitahu melalui aplikasi itu sedianya melakukan isolasi mandiri, meskipun itu bukan persyaratan hukum. Kontak kasus positif Covid-19 biasanya disarankan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Tetapi kantor Johnson awalnya mengatakan ia dan Sunak hanya akan melakukan tes virus corona setiap hari sebagai bagian dari sistem alternatif yang diujicobakan di sejumlah tempat kerja, termasuk kantor-kantor pemerintah.Rencana itu dibatalkan kurang dari tiga jam kemudian setelah muncul protes terhadap perlakuan khusus bagi para politisi. Downing Street mengatakan Johnson akan mengasingkan diri di kediamannya di Checkers, dan “tidak akan mengambil bagian dalam uji coba.” Ditambahkan, Sunak juga akan mengasingkan diri.

Inggris sedang mengalami peningkatan kasus virus corona, dan “pingdemic” terkait ratusan ribu orang yang diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri karena berada di dekat seseorang yang uji medis Covid-19 menunjukkan hasil positif. Bisnis, termasuk restoran, produsen mobil dan kereta api bawah tanah London mengatakan mereka menghadapi kekurangan staff karena aturan isolasi mandiri itu. (VOA)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini