|

Perubahan Bentuk STIE Indonesia Banjarmasin Jadi IBITEK Tidak Menghilangkan Filosofi Yang Telah Dibangun

 


Banjarmasin,Kapuasrayatoday.com  - Dalam hal perubahan bentuk menjadi Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) , maka STIE Indonesia Banjarmasin dalam hal logonya tidak banyak mengalami perubahan dan bahkan beberapa diantaranya tetap dipertahankan.

Ketua STIE Indonesia Banjarmasin Dr Yanuar Bachtiar SE MSi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/5/2024). mengatakan, "Untuk akronim tertulis Ini IBITEK, singkatan dari Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan,"ujarnya.

"Penamaan ini (Instut) ini saja yang berubah, sesuai dengan perubahan bentuk. Tapi untuk logo dasar masih dipertahankan karena ada maknanya di sana," ujar Yanuar.

Yanuar menjelaskan, misalnya ada empat anak tangga itu menyatakan bulan April.

"Di logo itu juga ada gambar padi dan kapas, ini mengandung makna bagaimana suatu saat nanti kita mencapai kesejahteraan untuk Banua dan Indonesia pada umumnya," Yanuar menambahkan.

Jajarannya turut mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Banua untuk kesejahteraan dan ini terus dipertahankan.

Di logo tersebut juga ada Rumah Banjar yang melambangkan tekad yang kokoh dan kuat untuk mencapai kesejahteraan yang diinginkan.

"Itu kami pertahankan karena itu memaknai berdirinya STIE Indonesia Banjarmasin yaitu 1 April 1974 melalui Yayasan LPKNI Banjarmasin. Itu historis yang tidak bisa kita abaikan begitu saja," kata Yanuar menegaskan .

Dominasi warna hijau daun sebagai dasar logo, menandakan suasana yang sejuk dan nyaman untuk mencapai kesejahteraan tersebut.

"Filosofi-filosofi yang sudah dibuat oleh Founder STIE Indonesia Banjarmasin Ir HM Said, akan terus kita pertahankan agar konteks sejarah makna sejarah dari sebuah logo ini tidak hilang," pungkas Yanuar.(tim/*)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini