Sinergi antara Polri dan insan pers dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran informasi dan membangun kepercayaan publik. Untuk itu, Polres terus mengintensifkan jalinan silaturahmi dengan media massa di wilayah hukumnya. Jum'at (17/07/2026)
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Anuar Syarifudin, S.H., M.H. menegaskan komunikasi yang baik antara kepolisian dan media tidak hanya memperlancar penyebaran informasi, tetapi juga menciptakan pemberitaan yang berimbang dan akurat.
“Media adalah mitra strategis kami. Dengan komunikasi yang cair dan saling percaya, kita bisa sama-sama bisa meluruskan informasi dan menangkal hoaks yang beredar di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan rutin sebagai agenda seperti coffee morning sebulan sekali atau media gathering tiap bulan, hingga olahraga bersama berupa futsal, badminton, dan fun bike digelar agar kedekatan terbangun di luar konteks pemberitaan.
Keterbukaan informasi Polres membentuk grup WhatsApp khusus Humas dan media untuk percepatan rilis, pembagian foto kegiatan, dan klarifikasi. Konferensi pers juga digelar secara transparan saat ada kasus besar, sekaligus membuka akses wartawan untuk wawancara langsung dengan Kapolres, Kasat, maupun narasumber ahli dari internal. pungkasnya
Saling menghargai profesi Anggota Polri dibekali pelatihan dasar jurnalistik agar memahami etika pers. Sebaliknya, Polres juga menggelar workshop “safety for journalist” untuk membekali jurnalis saat peliputan di TKP, aksi unjuk rasa, maupun bencana. Pada momentum Hari Pers Nasional, Polres juga memberikan apresiasi kepada media yang dinilai berkontribusi menjaga kamtibmas.
Manfaat dari sinergi ini cukup besar. Berita yang beredar menjadi lebih akurat karena bersumber langsung dari kepolisian. Ketika muncul hoaks, Polres dan media dapat bergerak bersama meluruskannya. Pada akhirnya, citra Polri di mata masyarakat juga semakin baik.
“Kuncinya konsisten dan tidak tebang pilih. Media butuh informasi yang cepat dan benar. Kami butuh saluran yang tepat untuk menyampaikan kepada publik. Kalau ini jalan terus, pelayanan informasi ke masyarakat akan jauh lebih optimal,” (Cep)