|

Jangan Tunggu Api Membesar, Imbauan Wakapolres Sanggau kepada Warga Doku

Foto: Wakapolres Sanggau di Masjid Al-Huda: Warga Doku Diajak Tunda Bakar Lahan Saat Kemarau

Sanggau.kapuasrayatoday.com– Menghadapi puncak kemarau, Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H. bersama Tim Lemdiklat Mabes Polri menggelar edukasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada warga Lingkungan Doku, RT 006, Kelurahan Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Selasa (1/9/2026) pukul 17.00 WIB

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Huda ini menjadi upaya memperkuat kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Edukasi Lintas Sektor di Masjid Al-Huda
Hadir dalam kegiatan Kabagops Polres Sanggau AKP PSC Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., Kabagren AKP Efendy, S.H., Kasat Intel AKP Suprianto, S.H., Kapolsek Kapuas IPTU Marianus, S.H., Lurah Sei Sengkuang Gusti Syafarani, Bhabinkamtibmas Brigadir Untung, Ketua RT 006 Edi, serta sekitar 20 warga Lingkungan Doku

Materi disampaikan oleh IPTU Regina Andrilla Setiawan, S.Tr.K., M.H., M.A. dan IPTU Dhea Gudtriwidya Ningrum, S.Tr.K., M.Sc. (Eng.) dari Tim Lemdiklat Mabes Polri

Fokus edukasi: dampak Karhutla tidak hanya kabut asap, tapi juga krisis air bersih, gangguan kesehatan pada balita, lansia, dan penderita asma, serta terganggunya aktivitas perekonomian.

“Jangan Tunggu Api Membesar, Cegah Sejak Awal. Dalam arahannya, Kompol Radian menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan."

“*Kami mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sampai api membesar. Pencegahan harus dilakukan sejak awal dengan tidak membakar lahan dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan adanya titik api*,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk tetap menghormati Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pembukaan Lahan Perladangan dengan Kearifan Lokal, namun menunda pembakaran di tengah kemarau panjang karena risiko kabut asap sangat tinggi.

Warga juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar dan mengurangi kegiatan luar rumah jika kualitas udara memburuk, demi melindungi kelompok rentan.

“*Keselamatan masyarakat menjadi perhatian kita bersama. Mari kita jaga wilayah Kapuas agar tetap aman dari Karhutla dan masyarakat tidak menjadi korban dampak asap*,” tegas Wakapolres.

Respons Positif Ketua RT 006 dan warga menyambut baik kegiatan ini. Mereka berkomitmen meneruskan pesan kepada keluarga dan tetangga.

Polres Sanggau memastikan sosialisasi serupa akan terus digencarkan secara masif di Kecamatan Kapuas. Langkah ini sebagai upaya preventif menekan titik api, menjaga kesehatan, lingkungan, dan stabilitas ekonomi warga. (Cep)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini