|

Lereng Bukit Seraya Terbakar, 97 Personel Gabungan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Tayan Hilir

Foto: Pemadaman Karhutla Tayan Hilir Berlangsung, Kapolsek: Kami Pastikan Api Tidak Menyala Lagi

Sanggau.kapuasrayatoday.com– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Sanggau. Kali ini api membakar lereng Bukit Seraya, Dusun Seraya, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kamis (10/9/2026) sore.

Tim gabungan langsung dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WIB di titik koordinat *0,0179S 110,1024E* dan berlangsung hingga larut malam.

97 Personel Lintas Instansi Turun Lapangan. Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H. memimpin langsung operasi pemadaman. Sebanyak 97 personel gabungan diterjunkan dari berbagai unsur.

Polsek Tayan Hilir, Damkar Binsika Tayan Hilir, Koramil 1204-07/Tayan Hilir dan Yon TP, KPH Sanggau Barat, BPBD Kabupaten Sanggau, staf Kecamatan Tayan Hilir, hingga tim pemadam dari perusahaan.

Di antaranya Damkar PT ICA, Security PT ANTAM, Damkar BPAT, Damkar PT MEG, dan Damkar Batang Tarang. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pengendalian api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain.

Medan Lereng Jadi Tantangan.
Kapolsek Tayan Hilir mengatakan, medan di lereng bukit menjadi kendala utama. Sebagian titik api berada di lokasi terjal dan tidak dapat dijangkau kendaraan pemadam.

“*Pemadaman kami lakukan secara bersama-sama dengan seluruh unsur yang terlibat. Saat ini masih terdapat beberapa titik api, terutama di area lereng bukit yang cukup sulit dijangkau. Karena itu, personel terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali membesar maupun meluas*,” ujar *Iptu Kusdarwanto*, Jumat (11/9/2026) pagi.

40.000 Liter Air Dikerahkan.
Untuk mendukung operasi, petugas mengerahkan sejumlah armada pemadam dengan total kapasitas 40.000 liter air:

R4 Polsek Tayan Hilir - Baby Tank 1.000 liter, R6 Damkar Binsika - 10.000 liter, R6 Damkar PT ICA - 6.000 liter, R4 Koramil 1204-07/Tayan Hilir, Tangki Damkar Batang Tarang - 6.000 liter, R10 Damkar PT MEG - 16.000 liter.

Hingga kegiatan berakhir, pemadaman berjalan dengan baik. Namun petugas masih melakukan *pendinginan* karena ditemukan beberapa titik api di kawasan lereng.

Area yang terbakar merupakan *kawasan hutan dengan tanah mineral*. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.

Pastikan Api Benar-benar Padam.
Iptu Kusdarwanto menegaskan, personel gabungan akan terus melakukan pemadaman, pemantauan, dan pendinginan sampai kondisi benar-benar aman.

“*Kami tidak ingin api yang sudah dipadamkan kembali menyala dan menjalar ke lokasi lain. Personel bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemadaman, pemantauan dan pendinginan sampai kondisi benar-benar aman*,” tegasnya.

Polsek Tayan Hilir juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau. Pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan. (Cep)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini