Akses jalan menuju arah Parindu, Kabupaten Sanggau untuk sementara ditutup warga. Penutupan dilakukan Minggu malam (6/9/2026) buntut dari insiden dugaan tabrak lari yang menyebabkan satu orang korban meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, jalan tersebut diportal oleh warga dan baru akan dibuka kembali setelah pihak yang diduga terlibat dalam kejadian berhasil ditemukan.
Portal Dipasang Warga Tuntut Kejelasan.
Pantauan di lokasi, sejumlah warga memasang portal dan berjaga di badan jalan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan tuntutan agar aparat segera mengusut tuntas kasus tersebut.
"Jalan ditutup dulu sampai pelakunya ketemu. Kami minta keadilan untuk korban,” ujar Yasir salah seorang warga di lokasi.
Akibat penutupan ini, kendaraan dari dan menuju arah Parindu terpaksa dialihkan atau tertahan sementara.
Identitas dan Kronologi Masih Didalami.
Hingga berita ini diturunkan, *kronologi lengkap kejadian dan identitas pihak yang terlibat* masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Petugas dari Polres Sanggau dilaporkan sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Sanggau melalui jajaran Satlantas mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Proses hukum akan dilakukan secara transparan.
“*Kami sudah di lokasi. Mohon beri waktu kepada kami untuk bekerja. Jalan dibuka kembali setelah situasi kondusif*,” ujar petugas di lapangan.
Imbauan Polisi. Polisi juga meminta kepada pihak yang merasa terlibat atau memiliki informasi terkait kejadian agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Warga diimbau tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kegaduhan. (Cep)