Ayo Wisata Ke Taman Kehati Sekadau
Sekadau,Kapuasrayatoday.com -
Sejak dimekarkan menjadi kabupaten melalui undang-undang nomor 34 tahun 2003 tentang pembentukan kabupaten Melawi dan kabupaten Sekadau di Provinsi Kalimantan Barat yang di sahkan pada tanggal 18 Desember 2003
Taman Keberagaman hayati (Kehati) di kabupaten Sekadau merupakan yang petama dan satu - satunya yang ada di Kalbar.
Taman tersebut merupakan taman yang di penuhi oleh tanaman endemik lokal Kalimantan mulai dari jenis Tengkawang, Durian dengan berbagai pariannya, kayu Ulin atau yang biasa di sebut kayu Belian, dan jenis buah - buahan hutan khas Kalimantan semua ada di tamah Kehati kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sekadau Apeng Petrus Selasa (29/9) 2026. Apeng mengatakan taman Kehati berada di komplek perkantoran Pemkab Sekadau dan di bangun sejak tahun 2010 dengan luas mencapai sekitar 30.02 Hektare.
Taman Kehati merupakan taman milik Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau dan satu - satunya di Provinsi Kalimantan Barat. Taman kehati juga sudah terdaftar di kementrian lingkungan Hidup Republik Indonesia kata Apeng.
Tujuan di bangunnya taman Kehati adalah untuk melestarikan tumbuhan dan buah -buahan endemik di pulau Kalimantan.
Selain itu, Taman Kehati diharapkan menjadi pusat pengembangan habitat tanaman endemik khas kalimantan dibangunnya taman kehati juga sebagai pusat penelitian serta pusat pelajaran ekologi bagi pelajar dan generasi yang akan mendatang. Karena tidak menutup kemungkinan 50 sampai 100 tahun yang akan datang banyak tanaman khas kalimantan akan punah di Hutan karena perubahan zaman dan masifnya alih fungsi lahan untuk berbagai macam kebutuhan manusia sehingga generasi kita mendatang tidak kenal lagi berbagai jenis tanaman dan buah buahan khas kalimantan.
Oleh karena itu Apeng mengajak ASN, maupun masyarakat untuk menanam pohon di Taman Kehati.
Taman Kehati juga sering di pakai oleh para mahasiswa Kehutan dari universitas Tanjungpura Pontianak untuk melakukan penelitian tentang keanekaragaman hayati ungkap Plt Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten. Sekadau Apeng Petrus.
Apeng mengatakan di taman tersebut semua jenis tumbuhan endemik Kalimantan ada sehingga mudah bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian.
Untuk melakukan penelitian di taman kehati para mahasiswa tidak di pungut biaya alias gratis dan terbuka untuk siapa saja yang ingin melakukan penelitian terkait tumbuhan endemik Kalimantan ujar Apeng.
Sebagai impormasi, di taman Kehati juga di lengkapi Musola, halaman untuk senam masal, Gasibu, aula dan tempat bermain anak. (dar/*)
