Peninjauan ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pastikan Lokasi Layak dan Strategis.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi kepala perangkat daerah terkait meninjau kondisi lahan, akses jalan, ketersediaan air dan listrik, serta kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.
“*Kita ingin memastikan lokasi ini benar-benar layak, strategis, dan mudah dijangkau anak-anak dari berbagai desa di Tayan Hulu. Sekolah Rakyat harus menjadi rumah kedua yang nyaman untuk belajar*,” ujar *Bupati Yohanes Ontot*.
Bupati menegaskan, Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada anak-anak yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan layak karena keterbatasan ekonomi.
Fokus pada Anak Kurang Mampu.
Program Sekolah Rakyat digagas untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Siswa akan mendapatkan pendidikan gratis, asrama, makan, seragam, hingga pembinaan karakter.
Pemerintah Kabupaten Sanggau menargetkan pembangunan bisa segera dimulai setelah seluruh kajian teknis dan administrasi selesai.
“*Ini bukan hanya membangun gedung, tapi membangun masa depan anak-anak Sanggau. Kita ingin mereka punya kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita*,” tambah Bupati.
Dukungan Lintas Sektor untuk
Peninjauan ini juga menjadi ajang koordinasi lintas sektor agar pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran. Pemerintah kecamatan, desa, dan tokoh masyarakat di Tayan Hulu menyatakan siap mendukung penuh.
Dengan adanya Sekolah Rakyat di Desa Binjai, diharapkan anak-anak di wilayah hulu Sanggau bisa mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus terbebani biaya. (Cep)