-->
    |

18 Tahun Pemekaran Sekadau, Ini Harapan Tokoh Pemekaran dan Mahasiswa Sekadau

 


PONTIANAK,Kapuaarayatoday.com  - Tokoh Pemekaran dan Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Sekadau (Fokmas) menggelar silaturahmi (Begaok) dan diskusi di rumah Adat Melayu Kalimantan Barat, di Jalan Sultan Syahrir, Kota Pontianak, Selasa (18/01) 2022.

Acara dalam rangka refleksi 18 tahun hari jadi kabupaten Sekadau ini mengangkat tema “Silaturahmi Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Dalam Rangka Memperingati 18 Tahun Terbentuknya Kabupaten Sekadau,”.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum Pemekaran Kabupaten Sekadau, Muhammad Ali Daud, dan dihadiri Sekretaris Daerah kabupaten Sekadau, Mohammad Isa mewakili bupati Sekadau Aron SH.

Dalam diskusi ini banyak masukan disampaikan oleh para tokoh pemekaran, berkaitan pembangunan di kabupaten Sekadau pada usia ke-18 tahun, terutama berkaitan dengan singkronisasi Visi Misi bupati dan wakil bupati Sekadau yakni IP3K.

Beberapa diantara masukan seperti pemekaran kecamatan dari yang saat ini 7 kecamatan bisa ditambah 1 hingga 2 kecamatan. Hal itu untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. 

Secara umum pembangunan di Sekadau dinilai sudah cukup baik.

Masukan lain yang disampaikan berupa bagaimana pemerintah daerah bisa melibatkan tokoh pemekaran terutama dalam upacara hari jadi kabupaten Sekadau hingga kegiatan Musrenbang RKPD, sehingga apa yang menjadi cita-cita pembentukan kabupaten Sekadau bisa terakomodir dengan maksimal.

“Alhamdullilah pada waktu pertemuan tadi, pak Sekda mewakili pemerintah kabupaten Sekadau telah mendengar dan merespon aspirasi-aspirasi masyarakat, baik tokoh masyarakatnya maupun adik-adik mahasiswa,” kata M Ali Daud kepada wartawan.

Sebagai Ketua Umum Pemekaran Ali Daud berharap, agar masukan yang disampaikan bisa terealisasi. Ia juga memahami keterbatasan anggaran di pemerintah daerah dan penggunaan anggaran yang semakin ketat.

Ia bersyukur, melalui silaturahmi ini dapat menjalin hubungan yang harmonis antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Dalam acara ini juga disinggung, agar dokumen bukti pembentukan kabupaten Sekadau berupa prasasti bisa diambil dan ditempatkan di lokasi strategis di kabupaten Sekadau sebagai bukti otontik sejarah.

“Silaturahmi kita pada hari ini banyak menghasilakn kesepakatan, dan betul-betul silaturahmi yang mampu menjalin hubungan yang harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris daerah kabupaten Sekadau, Mohammad Isa mengapresiasi atas digagasnya silaturahmi ini. Ia menilai apa yang disampaikan merupakan harapan-harapan yang positif 

Ia memastikan pemerintah daerah mengakomodir apa yang menjadi masukan dan saran hingga harapan yang disampaikan para tokoh pemekaran. Untuk mewujudkan harapan itu ia mengajak agar ada kolaborasi antara para tokoh dan pemerintah daerah.

“Jadi masukan, kritik yang sipatnya konstruktif, membangun, tentu sangat masih kita harapkan,” jelasnya.

Sekda menambahkan, jika mahasiswa maupun tokoh masyarakat yang mau beraudiensi dan silaturahmi dengan bupati maupun wakil bupati, pemerintah daerah sangat terbuka. “kami terima di tempat. Sekda siap memfasilitasi,” tegasnya. 

Selain diisi dengan pandangan dari tokoh pemekaran, acara ini juga diisi dengan diskusi terfokus dan makan siang bersama di Balai Saji Rumah Adat Melayu Kalbar. Para tokoh pemekaran dan mahasiswa berharap, silaturahmi ini kedepan bisa terus dilaksanakan, yang tentunya bisa difasilitasi oleh pemerintah daerah. (Tim)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini