|

15 Jam Dicari, Madi Warga Jangkang Ditemukan Meninggal di Lubang Batu Jembatan Laverna

Foto: Tragedi Jembatan Laverna: Warga Sanggau Tenggelam di Lubang Batu, Ditemukan Jumat Pagi

Sanggau.kapuasrayatoday.com – 
Seorang warga bernama Madi (28) akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat menyelam mencari ikan di perairan Jembatan Laverna, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Jenazah korban ditemukan Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 10.45 WIB, setelah tim gabungan melakukan pencarian intensif sejak malam sebelumnya.

Madi diketahui merupakan warga Dusun Tumbuk, Desa Pisang, Kecamatan Jangkang. Saat ini korban juga berdomisili di Jalan Sutera RT 08, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Kronologi: Masuk Lubang Batu Saat “Ngayang” Peristiwa tragis itu terjadi pada *Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu korban bersama dua orang temannya melakukan aktivitas menyelam atau “ngayang” untuk mencari ikan di kawasan perairan sekitar Jembatan Laverna.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diduga masuk ke sebuah lubang batu di dasar sungai. Setelah beberapa saat, Madi tidak kunjung muncul ke permukaan. 

Dua teman korban sempat melakukan pencarian dan pertolongan awal. Namun karena arus cukup deras dan kondisi dasar sungai banyak celah batu, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian 15 Jam. Mendapat laporan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Unsur yang terlibat di antaranya:  
BPBD Kabupaten Sanggau, Damkar Sanggau, Polres Sanggau, Brimob Sanggau, Koramil 1204-01/Kapuas, serta warga setempat.

Petugas melakukan penyisiran di titik lokasi terakhir korban menyelam. Selain itu, tim juga menghimpun keterangan dari dua orang teman korban untuk memperkirakan titik jatuhnya korban.

Pencarian yang dimulai sejak malam Kamis itu akhirnya membuahkan hasil. Jumat pagi pukul 10.45 WIB, tim berhasil menemukan tubuh Madi di dasar sungai, tepat di area yang diduga ada lubang batu.

Jenazah Dievakuasi ke RSUD M.Th. Djaman. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga telah menerima informasi dan berada di rumah sakit.

Hingga saat ini pihak terkait masih melakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Imbauan: Waspada Aktivitas di Sungai.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat menyelam di area yang memiliki banyak lubang dan celah batu. Kondisi air yang keruh dan arus yang tidak terlihat dari permukaan kerap menjadi bahaya tersembunyi.

Kapolres Sanggau melalui jajarannya mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas berbahaya seorang diri dan segera melapor ke pihak berwenang jika terjadi hal serupa. (Cep)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini