Bantuan tersebut didistribusikan langsung ke permukiman warga melalui armada tangki air. Tiga titik utama yang menjadi sasaran penyaluran yakni:
*- Gang Batu Ampar
*- Gang Masjid Miftahul Jannah
*- Gang Bersama
Warga Antusias Sambut Bantuan Air Bersih. Sejak pagi, warga sudah tampak membawa jerigen, ember, dan drum untuk mengantre mengisi air. Suasana haru dan lega terlihat di wajah warga yang sudah beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan memasak, mandi, dan ibadah.
“*Kami sangat terbantu. Sudah beberapa hari ini air susah sekali. Sumur mulai kering, beli air juga mahal. Terima kasih kepada Pak Zulkarnain yang sudah peduli dengan kami*,” ujar salah seorang warga Gang Batu Ampar.
Hal senada juga disampaikan warga Gang Masjid Miftahul Jannah dan Gang Bersama. Mereka berharap bantuan seperti ini bisa terus berlanjut selama musim kemarau belum berakhir.
Bentuk Nyata Perhatian Wakil Rakyat.
Menurut Zulkarnain, penyaluran air bersih ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“*Ini bukan bantuan besar, tapi setidaknya bisa meringankan beban warga. Di tengah kemarau seperti sekarang, air bersih adalah kebutuhan paling mendasar. Kami bersama para donatur ingin memastikan warga tidak kekurangan air*,” ungkapnya di sela-sela pembagian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu proses distribusi, mulai dari RT, pengurus masjid, hingga para relawan.
Imbauan Hemat Air dan Jaga Kebersihan.
Dalam kesempatan itu, Zulkarnain mengimbau masyarakat agar menggunakan air dengan bijak dan tidak boros. Selain itu, warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar sumber air dan tempat penampungan, agar terhindar dari penyakit seperti diare dan gatal-gatal yang rawan muncul saat musim kemarau.
“*Mari kita hemat air, gunakan seperlunya. Dan jangan lupa jaga kebersihan agar kita semua tetap sehat*,” pesannya.
Diharapkan Ada Bantuan Pemerintah.
Warga berharap pemerintah daerah juga segera turun tangan membantu menyediakan sumber air bersih permanen di wilayah Tanjung Kapuas. Selama ini, warga masih mengandalkan sumur gali dan pembelian air yang harganya terus naik.
Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa sinergi antara wakil rakyat, donatur, dan masyarakat bisa menjadi solusi cepat dalam menghadapi dampak kemarau. (Cep)