|

Ngopbar di Pasar Baru PLBN Entikong, Wartawan dan Humas Polsek Entikong Bahas Dinamika Perbatasan

Foto: Ngopbar di Pasar Baru PLBN Entikong, Wartawan dan Humas Polsek Entikong Bahas Dinamika Perbatasan

Sanggau.kapuasrayatoday.com – Suasana santai, hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan ngobrol bareng (Ngopbar) dan makan siang bersama antara sejumlah wartawan dari berbagai media dengan Humas Polsek Entikong di kawasan Pasar Baru PLBN Entikong.

Dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut, hadir Kasi Humas Polsek Entikong Aipda Ali Akbar dan Panit 2 Binmas Aipda Apriyadi yang duduk bersama rekan-rekan media sambil menikmati makan siang.

Meski dikemas dengan suasana santai di sela-sela kesibukan, obrolan yang terjalin justru membahas hal-hal substantif terkait dinamika kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Berbagai persoalan di beranda terdepan Indonesia ini menjadi topik diskusi, mulai dari kondisi sosial masyarakat, aktivitas ekonomi lintas batas, hingga berbagai persoalan yang menjadi perhatian bersama di wilayah Entikong. tutur Ali

Kegiatan Ngopbar ini bukan sekadar ajang makan siang bersama, namun juga menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara insan pers dengan jajaran kepolisian, khususnya Polsek Entikong.

Komunikasi yang terjalin secara terbuka dan informal seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat perbatasan.

"Kebersamaan seperti ini penting. Dengan ngobrol santai, kita bisa saling bertukar informasi dan memahami situasi di lapangan. Harapannya, kemitraan antara media dan Polri semakin solid," ujar salah satu peserta Ngopbar.

Melalui kebersamaan sederhana ini, hubungan baik antara media dan kepolisian diharapkan terus terjaga, sehingga keduanya dapat berkontribusi positif dalam mengangkat berbagai informasi, potensi, dan perkembangan kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan Entikong.

Ngopbar ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik tidak harus selalu formal. Cukup dengan duduk bersama sambil makan siang, sinergi untuk membangun perbatasan bisa terjalin. (Cep)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini