Sekadau,Kapuasrayatoday.com — Bupati Sekadau, Aron, S.H., membuka kegiatan Sosialisasi dan Strategi Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Pendidikan Prasekolah untuk Mendukung Gerakan Ayo Bersama Optimalkan Harapan dengan Bersekolah (ABOH SEKOLAH) Kabupaten Sekadau Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau Senin (12/10) 2026 di Aula Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK), Jalan Sintang, Sekadau. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses pendidikan prasekolah bagi anak usia dini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sekadau, Fran Dawal, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia menjelaskan, pendidikan prasekolah selama satu tahun sangat penting untuk mempersiapkan anak memasuki sekolah dasar, sekaligus membentuk karakter, kemandirian, kemampuan sosial, dan moral anak.
Fran Dawal mengungkapkan, sekitar 4.000 anak di Kabupaten Sekadau belum mendapatkan hak pendidikan secara optimal. Karena itu, pemerintah daerah telah membentuk tim untuk melakukan pendataan dan penjangkauan langsung, serta menyiapkan bantuan beasiswa bagi anak-anak yang membutuhkan.
Di sisi lain, Bunda PAUD Kabupaten Sekadau, Ny. Magdalena Susilawati Aron, S.P., M.A.P., menegaskan bahwa program wajib belajar 13 tahun mencakup satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian penting dari pemenuhan hak pendidikan anak.
Ia mengajak seluruh pihak memastikan layanan PAUD berkualitas, aman, menyenangkan, inklusif, dan ramah anak. Upaya tersebut mencakup validasi data anak, perluasan akses layanan, peningkatan sosialisasi, bantuan bagi keluarga yang mengalami keterbatasan, serta penguatan kolaborasi.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Dinas Kesehatan dalam mendukung layanan PAUD Holistik Integratif, termasuk pelayanan kesehatan bagi anak di satuan PAUD.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sekadau berharap sinergi pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat semakin kuat sehingga tidak ada anak yang tertinggal dari pendidikan. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi Sekadau yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Bupati Sekadau, Aron, menegaskan bahwa pendidikan prasekolah merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, bahasa, serta kesiapan anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian bersama karena berperan besar dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas dan mampu bersaing pada masa mendatang.
Melalui gerakan ABOH SEKOLAH, Pemerintah Kabupaten Sekadau mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk berperan aktif memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah selama satu tahun.
Aron juga menekankan pentingnya pendataan pendidikan yang akurat, penanganan anak putus sekolah, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pendidikan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau.(tim/*)
