-->
    |

Personel Kodim Mempawah Berlatih Operasional Aplikasi Lancang Kuning

Polres Mempawah dan Kodim 1202/ Mempawah belajar mengoperasikan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara di Ruang Rapat Makodim 1201 Mempawah, Selasa (7/7/2020). (foto: Suarakalbar.co.id)
Mempawah, Kapuasrayatoday.com -Polres Mempawah dan Kodim 1201/Mempawah terus bersinergi untuk mempermudah pelaksanaan tugas-tugas di lapangan.  Salah satunya adalah, operasional Aplikasi Lancang Kuning Nusantara untuk mendeteksi dini titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (7/7/2020) pagi.

Puluhan personel Kodim 1201/Mempawah belajar mengoperasikan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara di ruang rapat Makodim. Sebagai instruktur, Bripda Yoga yang merupakan operator aplikasi ini di Bagian Operasi (Bagops) Polres Mempawah.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Paur Humas, Ipda Lidwina, menjelaskan Aplikasi Lancang Kuning Nusantara merupakan program digital yang digunakan Polda Kalbar untuk mendeteksi dini titik api dan menyampaikan pemberitahuan kepada personel terdekat untuk dilakukan penanganan pertama.

“Sistem aplikasi Lancang Kuning akan melibatkan seluruh personel Polri sampai di tingkat Polsek. Jika ada hotspot, personel terdekat akan mendapatkan pemberitahuan, sehingga bisa segera ditangani sejak dini,” jelas Lidwina.

Aplikasi Lancang Kuning Nusantara sebelumnya telah digunakan oleh jajaran Polda Riau untuk memantau titik api, sehingga kebakaran dan kabut asap bisa cepat diatasi. Aplikasi ini sangat penting dimiliki wilayah-wilayah yang tiap tahun mengalami karhutla, termasuk Kabupaten Mempawah.

Di Kalimantan Barat, aplikasi ini juga sudah disosialisasikan Kapolda Kalbar, Irjen Pol R. Sigid Tri Hardjanto, ketika menggelar Rakor Pencegahan Karhutla dengan seluruh stake holder kabupaten/kota se-Kalbar di Mapolda.

Menurut Lidwina lagi, Polres Mempawah mengapresiasi keinginan personel Kodim 1201/Mph untuk turut mempelajari Aplikasi Lancang Kuning Nusantara. Dengan demikian, pada pelaksanaan pencegahan dan antisipasi karhutla, Polri dan TNI bisa bersama-sama menggunakan aplikasi ini di masa mendatang.

“Adanya sinergitas TNI/Polri akan mempermudah koordinasi dalam upaya kita bersama untuk mencegah karhutla,” kata Lidwina.

Sumber: Suarakalbar.co.id

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini