-->
    |

Kasus COVID-19 dan Rawat Inap AS Meningkat Lagi

Direktur CDC Rochelle Walensky(Foto:VOA)


Kapuasrayatoday.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Kamis (8/7) mengatakan kasus baru COVID-19 di Amerika naik hampir 11 persen dalam seminggu terakhir, didorong oleh prevalensi varian delta di daerah-daerah yang memiliki tingkat vaksinasi terendah.

Selama pengarahan rutin mingguan Tim Tanggap COVID Gedung Putih, Direktur CDC Rochelle Walensky mengatakan rawat inap juga naik sekitar tujuh persen dalam seminggu terakhir, sementara kematian akibat COVID-19 terus turun.

Walensky mengatakan statistik menunjukkan “dua kebenaran” yang ada di AS, dengan upaya vaksinasi negara secara signifikan menurunkan kasus, rawat inap dan kematian akibat COVID-19 dari puncak yang dicapai pada Januari. Ia mengatakan lebih dari 160 juta orang di Amerika sekarang telah divaksinasi lengkap.Di sisi lain, direktur CDC mengatakan "tren baru dan mengkhawatirkan" dianggap mengindikasikan daerah-daerah dengan tingkat vaksinasi terendah, memiliki tingkat kasus baru tertinggi dan persentase tertinggi varian delta yang lebih menular dari virus yang menyebabkan COVID-19.

Ia mengatakan varian delta sekarang menjadi varian paling umum di AS dengan 50 persen lebih dari semua kasus baru di seluruh negeri, naik dari angka 26 persen hanya dalam waktu dua minggu. Ia mengatakan varian tersebut mencakup 80 persen kasus baru di beberapa daerah di barat tengah AS dan negara bagian pegunungan.Direktur CDC mengatakan 93 persen dari 173 kabupaten di AS dengan tingkat infeksi lebih tinggi dari 100 per 100.000 orang juga memiliki tingkat vaksinasi di bawah 40 persen.

Walensky, bersama Penasihat Kesehatan Senior Gedung Putih Anthony Fauci, menekankan efektivitas semua vaksin COVID-19 yang tersedia terhadap varian delta, dalam hal mencegah penyakit parah, rawat inap, dan kematian. Keduanya menekankan perlunya vaksinasi luas untuk benar-benar mengatasi pandemi.

Fauci dan Walensky juga mengklarifikasi bahwa orang yang divaksinasi lengkap memiliki tingkat perlindungan yang lebih tinggi terhadap virus dan tidak perlu memakai masker di dalam ruangan.

Fauci mengatakan bahwa jika kita divaksinasi lengkap namun memiliki kondisi yang rentan terhadap penyakit serius dan berada di lokasi dengan tingkat vaksinasi yang rendah dan atau tingkat infeksi yang tinggi, kita bisa mempertimbangkan untuk memakai masker.(VOA)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini